Loading...
CLOSE

Wakamad Kurikulum MAN 3 Tabalong Ikuti Bimtek Implementasi KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta

 

MAN 3 Tabalong - Wakil Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tabalong bidang kurikulum, Yarni, S.Pd.I., Gr, Mengikuti rangkaian materi “Asesmen Pembelajaran Mendalam Berbasis Cinta di Madrasah” yang dipaparkan oleh Desy Arnita Dewi, S.Pd., M.Sc. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bimbingan Teknis Implementasi KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti oleh para pendidik dan pengelola kurikulum dari berbagai Madrasah Aliyah se-Kalimantan Selatan, Sabtu (29/11/25) di hotel nasa Banjarmasin.

Bimtek ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dan pengelola madrasah dalam menerapkan kurikulum yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga mengutamakan pembentukan karakter, pengasuhan berbasis nilai, serta pendekatan pembelajaran yang memanusiakan peserta didik. Konsep Kurikulum Berbasis Cinta menekankan bahwa proses belajar harus mampu menciptakan hubungan emosional positif antara guru dan siswa, sehingga peserta didik merasa aman, dihargai, dan termotivasi untuk mengembangkan potensi dirinya secara optimal.

Kepala MAN 3 Tabalong, Drs. H. Suberiani, M.Pd, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap keikutsertaan Wakil Kepala Madrasah dalam kegiatan peningkatan kompetensi tersebut. Menurut beliau, partisipasi aktif dalam pelatihan seperti ini sangat penting untuk menjawab tuntutan pendidikan modern yang semakin dinamis. Suberiani juga menegaskan bahwa kompetensi sumber daya manusia yang unggul akan berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan di MAN 3 Tabalong.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wakamad Kurikulum dalam kegiatan Bimtek ini. Tentu kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan di madrasah, serta dibagikan kepada para guru lainnya. Semoga hal ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pembelajaran yang lebih berkualitas, humanis, dan berorientasi pada karakter mulia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suberiani menyampaikan bahwa implementasi KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 3 Tabalong adalah bagian dari komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif. Dengan adanya penguatan kompetensi bagi para pengelola kurikulum serta para pendidik, madrasah diharapkan mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga perkembangan akhlak dan kecerdasan emosional peserta didik.

Yarni, selaku Wakamad Kurikulum, juga menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini memberikan banyak manfaat dan membuka wawasan baru terkait pendekatan pendidikan yang lebih menyentuh ranah afektif. Ia berharap hasil pelatihan ini dapat menjadi inspirasi dalam merancang program kerja serta inovasi pembelajaran di MAN 3 Tabalong. Ke depan, ia berkomitmen untuk segera mensosialisasikan materi yang diperoleh kepada para guru agar pemahaman tentang KMA 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta dapat diterapkan secara merata.

Dengan keikutsertaan dalam Bimtek ini, MAN 3 Tabalong semakin menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas kurikulum dan pembelajaran. Harapannya, langkah ini dapat membawa madrasah menuju pencapaian yang lebih baik dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai cinta serta kemanusiaan.

Rep:Awi/Ft:Yarni