MAN 1 Tabalong - Wakamad Kurikulum MAN 1 Tabalong, Adi Rakhmansyah, S.Pd., berpartisipasi dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Penggunaan TIK dalam Pembelajaran Berbasis AI Coding dan Game Edukasi bertema “Sinergi STA Protas untuk Pendidikan Madrasah Unggul, Ramah, dan Berdaya Saing” Jenjang SMA/MA/SMLB Angkatan 1 Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Palm Banjarmasin dan diikuti para pendidik dari berbagai madrasah di Kalimantan Selatan, Rabu (25/2/26)
Kegiatan ini menjadi bagian dari transformasi digital pendidikan madrasah dalam menjawab tantangan era teknologi dan kecerdasan buatan. Materi yang disampaikan berfokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), coding, serta pengembangan game edukasi sebagai media pembelajaran interaktif dan inovatif. Para peserta mendapatkan penguatan konsep sekaligus praktik langsung dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi.
Turut memberikan arahan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan, Muhammad Tambrin, M.M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi pendidik madrasah. “Madrasah tidak boleh tertinggal dalam perkembangan teknologi. Penguatan kompetensi TIK berbasis AI dan coding adalah langkah strategis untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita wujudkan madrasah yang unggul, ramah, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.
Dr. Tambrin juga menjelaskan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran harus tetap berlandaskan nilai-nilai moderasi beragama dan karakter keislaman, “Kemajuan digital harus berjalan seiring dengan penguatan akhlak dan budaya belajar yang positif. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan agen-agen perubahan di madrasah yang siap mengimplementasikan pembelajaran berbasis teknologi secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Adi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Ia menilai materi AI coding dan game edukasi sangat relevan dengan karakteristik peserta didik saat ini yang akrab dengan dunia digital. “Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana memanfaatkan AI dan coding secara bijak dalam pembelajaran. Game edukasi bukan sekadar hiburan, tetapi dapat menjadi media efektif untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Adi berharap ilmu yang diperoleh dapat segera diimplementasikan di MAN 1 Tabalong. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif di madrasah. Dengan dukungan pimpinan serta kolaborasi antar guru, semoga transformasi digital ini benar-benar menghadirkan pembelajaran yang unggul, ramah, dan berdaya saing, sehingga siswa madrasah mampu beradaptasi dan berprestasi di era teknologi yang terus berkembang,” pungkasnya. (Rep:Ida/Ft:Adi)
