Loading...
CLOSE

Tingkatkan Sinergi dan Mutu Pendidikan, Kepala MTsN 7 Tabalong akan Lakukan Evaluasi Internal

MTsN 7 Tabalong – Dalam upaya memperkuat koordinasi antar-lembaga dan meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Madrasah Tsanawiyah, Kepala MTs Negeri 7 Tabalong, Hidayat, S.Ag.M.M, menghadiri pertemuan rutin Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (K3MTs) yang diselenggarakan pada Rabu (21/01/26).

Kegiatan yang bertempat di Aula RM. Hj. Maryam Mabuun ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Kasi Penmad, Pengawas Madrasah, Ketua K3MTs dan jugaseluruh Kepala Madrasah Tsanawiyah se-Kabupaten Tabalong. Agenda utama dalam pertemuan kali ini fokus pada pembahasan kedisiplilan pegawai serta dokumen 2 serta persiapan KBC.

Dalam arahannya, Kepala Kemenag H. Sahidul Bahri, S.Ag.M.A menekankan bahwa kualitas pendidikan di madrasah tidak hanya ditentukan oleh kurikulum, tetapi juga oleh integritas dan kedisiplinan para pegawainya. Beliau mengingatkan agar seluruh elemen madrasah mematuhi regulasi terkait jam kerja dan tanggung jawab administrasi.

“Madrasah adalah wajah Kementerian Agama. Tidak ada toleransi bagi tindakan indisipliner yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat dan siswa. Saya minta para Kepala Madrasah menjadi contoh terdepan dalam hal ketegasan dan keteladanan,” tegas Kepala Kemenag dalam sambutannya.

Beliau juga mengingatkan bahwa integritas ASN dan tenaga kependidikan tercermin dari kepatuhan terhadap regulasi kehadiran dan kinerja.

Dalam kesempatan itu juga, Pengawas Madrasah, Drs. H. Asnawi, memberikan arahan khusus mengenai penyusunan Dokumen 2. Beliau menekankan bahwa Dokumen 2 yang berisi silabus, alur tujuan pembelajaran (ATP), dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP/Modul Ajar) harus disusun secara autentik oleh guru, bukan sekadar hasil salin-tempel (copy-paste).

“Dokumen 2 adalah peta jalan guru di dalam kelas. Saya minta Kepala Madrasah memastikan setiap guru menyusun dokumen ini dengan menyesuaikan karakteristik siswa dan kondisi madrasah masing-masing. Validasi Dokumen 2 harus dilakukan secara ketat sebelum tahun ajaran/semester berjalan,” ujar H.Asnawi.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala MTsN 7 Tabalong, Hidayat, S.Ag.M.M, menyatakan kesiapannya untuk melakukan evaluasi internal. Beliau menegaskan bahwa poin disiplin akan menjadi prioritas dalam rapat kerja di tingkat madrasah nantinya.

“Instruksi Bapak Kepala Kemenag sangat jelas. Kami di MTsN 7 Tabalong akan memperketat pengawasan kehadiran serta kinerja guru dan staf. Disiplin bukan untuk mengekang, tapi untuk memastikan hak siswa mendapatkan pendidikan terbaik tetap terpenuhi,” ujar beliau.

Hidayat juga menyambut baik arahan dari pengawas madrasah terkait Dokumen 2, dan berencana akan segera mengadakan rapat kerja internal (MGMP Tingkat Madrasah) untuk membedah kembali administrasi pembelajaran guru agar sesuai dengan standar yang ditetapkan pengawas.

“Kami membawa pulang dua amanah besar hari ini, memastikan guru siap dengan perangkat ajar (Dokumen 2) yang berkualitas, serta menjaga ritme kerja pegawai tetap disiplin sesuai arahan Bapak Kakan Kemenag,” pungkas Hidayat.

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh Kepala Madrasah untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional, akuntabel, dan berintegritas tinggi.(Rep:Rz/Ft:Hdy)