MTsN 6 Tabalong - Bertempat di Dojo MTsN 6 Tabalong, sebanyak 14 karateka dari ekstrakurikuler Karate MTsN 6 Tabalong mengikuti kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) atau Ujian Penurunan Kyu pada Sabtu (14/2/26). Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian hasil latihan rutin yang dilakukan para siswa di bawah naungan Lemkari (Lembaga Karate-Do Indonesia).
Para atlet muda ini tampil di hadapan para penguji senior untuk menunjukkan penguasaan teknik dasar (Kihon), jurus (Kata), hingga pertarungan (Kumite). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pembina Ekskul Karate MTsN 6 Tabalong, Maidi Rahman yang selama ini konsisten mengawal perkembangan bakat para siswa.
Ujian kali ini terasa spesial karena dihadiri dan dinilai langsung oleh tim penguji berkompeten, antara lain Sinsei Palono (Ketua MSH Pengprov Lemkari), Sinsei Masrani Noor, Sinsei Cut Pianti, dan Sinsei Zainal Abdi (Ketua Pengcab Lemkari Tabalong).
Keikutsertaan 14 siswa MTsN 6 Tabalong ini merupakan bagian dari rombongan besar peserta ujian. Tercatat, total ada 105 karateka dari berbagai ranting di wilayah tersebut yang turut serta memperebutkan sabuk setingkat lebih tinggi.
"Ujian ini bukan sekadar mengejar warna sabuk, tapi tentang pembentukan karakter, disiplin, dan mentalitas pantang menyerah bagi para siswa," ujar Maidi di sela-sela kegiatan.
Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Pengprov Lemkari Kalsel, Sinsei Palono, yang bertindak sebagai penguji utama, memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas teknik para peserta. Dalam sesi wawancara, beliau menekankan pentingnya konsistensi dalam berlatih.
"Saya melihat potensi besar pada karateka di Tabalong, khususnya dari MTsN 6. Ujian ini bukan sekadar formalitas pergantian sabuk, melainkan standarisasi teknik dan penguatan mental. Saya berharap para atlet tidak cepat puas dan terus mengasah Kihon serta Kata mereka untuk persiapan ajang turnamen ke depan," ujar Sinsei Palono.
Kepala MTsN 6 Tabalong, Ponijo turut hadir memantau jalannya ujian. Beliau menyatakan bahwa pihak madrasah akan selalu mendukung penuh kegiatan ekstrakurikuler yang memberikan dampak positif bagi karakter siswa.
(Rep: Sri/Ft: Aulia)
