Loading...
CLOSE

Tim Kerja LPTQ Tabalong Berikan Pembinaan Panitia MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten

 

Tanjung (Kemenag Tabalong)  – Tim Kerja Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tabalong memberikan pembinaan teknis kepada panitia pelaksana Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 tingkat Kabupaten Tabalong, Senin (6/10/25) bertempat di Aula Kantor Desa Masingai, Kecamatan Upau.

Pembinaan dipimpin oleh Kasi Bimas Islam, H. Akhmad Surkati selaku Sekretaris Umum LPTQ Tabalong, yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat teknis agar pelaksanaan MTQ berjalan tertib, khidmat, dan lancar. Hadir dalam kesempatan tersebut Kasi Pemerintahan Kecamatan Upau, Zainal Ibad, serta segenap panitia kecamatan yang menjadi tuan rumah MTQ ke-50.

Dalam arahannya, tim kerja LPTQ menjelaskan secara detail seluruh perangkat yang mendukung kegiatan MTQ mulai dari pawai ta’aruf, ceremony pembukaan MTQ hingga sarana prasarana pendukung. Mulai dari penyiapan pembawa acara (MC), paduan suara yang dijadwalkan menyanyikan 4 (empat) lagu, hingga pasukan pengibar bendera LPTQ. Tim juga menegaskan pentingnya pengaturan durasi waktu jika terdapat penampilan hiburan, penataan kursi khusus undangan VIP, serta tata protokol lainnya.

Selain itu, untuk pelaksanaan pawai ta’aruf dijelaskan perlunya penataan tenda undangan (tarup), siapa yang akan melepas peserta, hingga kehadiran drumband sebagai pembuka suasana meriah. Tidak hanya itu, perangkat teknis di masing-masing cabang lomba juga mendapat perhatian, termasuk kebutuhan peralatan, penanggung jawab ruangan, serta koordinasi antar panitia agar semua berjalan sesuai aturan.

Tim kerja LPTQ juga memberikan arahan khusus kepada para announcer yang nantinya akan ditempatkan di lokasi-lokasi lomba. Announcer ditugaskan memberikan informasi jalannya perlombaan kepada peserta maupun penonton dengan tertib dan informatif. LPTQ menegaskan akan menggelar pembinaan lanjutan yang lebih fokus bagi MC dan announcer, agar gaya penyampaian maupun aturan teknis benar-benar sesuai dengan standar acara MTQ.

Sekretaris Umum LPTQ Tabalong, H. Akhmad Surkati, menegaskan bahwa keberhasilan MTQ bukan hanya diukur dari sisi perlombaan, tetapi juga dari kesiapan teknis dan kekompakan panitia.

“MTQ bukan sekadar kompetisi lomba, tapi juga syiar Islam yang harus kita jaga bersama. Karena itu, perangkat teknis dan panitia harus benar-benar siap, mulai dari pawai ta’aruf, ceremony pembukaan, hingga ke masing-masing cabang lomba. Semua detail kecil seperti MC, paduan suara, pengaturan kursi VIP, hingga announcer di arena perlombaan sangat menentukan kelancaran acara. Kita ingin memastikan bahwa MTQ ke-50 ini berjalan khidmat, tertib, dan memberi kesan baik bagi masyarakat maupun undangan. Untuk itu, pembinaan ini adalah langkah penting agar ada penyamaan persepsi dan keseragaman langkah panitia,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Upau, Zainal Ibad, mengapresiasi pendampingan dari LPTQ Tabalong. Ia menyatakan bahwa pihak kecamatan siap mendukung penuh dan memastikan seluruh perangkat yang dibutuhkan akan dipersiapkan secara maksimal.

Menanggapi kegiatan pembinaan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong selaku Ketua I LPTQ Tabalong, H. Sahidul Bakhri, menyampaikan apresiasinya.

“Langkah tim kerja LPTQ yang turun langsung memberikan bimbingan teknis sangat penting agar panitia di tingkat kecamatan memiliki pemahaman yang sama. Saya berharap pelaksanaan MTQ ke-50 tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu melahirkan qari qariah, hafizh hafizhah, dan peserta terbaik yang dapat membawa nama Tabalong di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesiapan teknis harus berjalan seiring dengan kesiapan mental dan spiritual peserta. “MTQ adalah syiar agama yang harus dijaga marwahnya. Maka mari kita sukseskan bersama, dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan,” tegasnya. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)