MTsN 6 Tabalong - Seluruh Tendik MTsN 6 Tabalong mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilaksanakan pada Rabu (14/1/26) di Gedung Informasi Tanjung. Kegiatan ini diselenggarakan oleh PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama dan diikuti oleh seluruh Tendik se-Kabupaten Tabalong.
Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai konsep serta penerapan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai upaya membangun ekosistem pendidikan yang humanis, berkarakter, dan penuh nilai kasih sayang.
Materi pengenalan dan implementasi KBC disampaikan oleh dua narasumber, yakni Husain, S.Pd., M.Pd., Pengawas Pembina Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta Septy Rovana, S.Pd., M.Pd., Pengawas Pembina Kementerian Agama Kota Banjarmasin.
Dalam pemaparannya, Husain menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang berangkat dari penyucian diri pendidik dan tenaga kependidikan. “KBC merupakan bentuk penyucian diri agar bisa memberikan hal positif kepada siswa maupun kepada sesama,” jelasnya. Menurutnya, pendidik yang memiliki hati bersih dan penuh cinta akan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman dan bermakna bagi peserta didik.
Sementara itu, Septy menambahkan bahwa penerapan KBC diwujudkan melalui konsep panca cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul, cinta kepada diri sendiri, cinta kepada alam, cinta kepada ilmu, serta cinta kepada tanah air. “Kelima nilai tersebut diharapkan dapat terinternalisasi dalam setiap aktivitas pendidikan, baik di dalam maupun di luar madrasah,” terangnya.
Selama pelaksanaan bimtek, para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi, bertanya, serta berbagi pengalaman terkait praktik pendidikan di satuan kerja masing-masing.
Di akhir kegiatan, salah satu Tendik MTsN 6 Tabalong, Rabiatul Sakban Miah, ditetapkan sebagai peserta terbaik berkat keaktifan dan kontribusinya selama bimtek berlangsung. Penghargaan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan diri dan menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam dunia pendidikan.
(Rep: Sri/Ft: Iwin)
