Loading...
CLOSE

Tegakkan Tata Tertib, Pelanggar Diberi Pembinaan dan Sanksi

 

MIN 4 Tabalong – Sebagai upaya menegakkan tata tertib, menumbuhkan karakter bertanggung jawab dan upaya mendisiplikan peserta didik, madrasah membina mereka yang melanggar aturan madrasah. Sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut pelanggar diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Guru MIN 4 Tabalong Jannatul Basyariah, S.Pd saat memberikan pembinaan kepada peserta didik yang melakukan pelanggaran tata tertib pada hari Senin (6/10/25) setelah upacara bendera. Ia mengatakan bahwa tidak ada guru yang menginginkan anak didiknya mendapatkan hukuman atau sanksi namun demi keadilan dan penegakan ketertiban maka peserta didik yang melanggar harus bertanggung jawab dan berani menerima sanksi sebagai konsekuensi atau perilakunya sendiri.

“Hari ini beberapa teman kalian kembali mengulangi kesalahan yang sama maka sebagai konsekuensi atas pelanggaran tersebut yang bersangkutan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menerima sanksi yang sudah disepakati dalam tata tertib madrasah” kata Jannatul.

Ditambahkannya bagi peserta didik tata tertib sebenarnya telah diingatkan setiap upacara bahkan setiap hari oleh guru yang mengajar dikelas, bagi pelanggar tidak langsung menerima sanksi namun diberikan teguran dan pembinaan, jika yang bersangkutan masih mengulagi dan tidak mengindahkan peringatan maka sansksi yang diterima merupakan akibat dari ketidak taatan tersebut.

“Sebelum sanksi dijatuhkan kalian diberikan teguran dan peringatan itu adalah kesempatan bagi kalian untuk intronpeksi diri dan segera kembali ke jalan yang benar dengan memperbaiki perilaku yang melanggar tata tertib tersebut menjadi sesuai aturan yang berlaku. Jika kalian masih membangkang hukuman merupakan opsi terakhir bagi madrasah” tambahnya.

Selanjutnya ia menegaskan sanksi yang diberikan diharapkan memberikan efek jera bagi pelanggar dan pelajaran bagi peserta didik lainnya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Jika masih tidak jera juga tindakan yang lebih berat bisa saja diambil oleh madrasah seperti memanggil orang tua peserta didik ke madrasah hingga memberikan sanksi terberat memberikan rekomendasi pindah madrasah dengan alasan semua tahapan pembinaan sudah dilakukan namun kemauan perubahan peserta didik yang tidak ada yang justru akan memberikan pengruh buruk kepada peserta lainnya” pungkasnya.

Beberapa peserta didik laki-laki yang kedapatan berambut panjang mendapatkan sanksi dipotong sebagian rambutnya sebagai peringatan agar segera memotong pendek rambutnya sesuai aturan yang berlaku. (Rep: Amiin/Ft: Faisal)