Loading...
CLOSE

Tampilkan Inovasi Digitalisasi Presensi Peserta Dapat Apresiasi Penguji

 

MIN 4 Tabalong – Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong Muhammad Amirul Islammudin, S.Pd. peserta Latihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) memaparkan rancangan aktualisasi dengan tema Digitalisasi Presensi Peserta Didik di hadapan mentor, coach, serta penguji yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (26/9/25).

Presentasi ini menjadi bagian dari tahapan penting dalam proses pengembangan kompetensi dasar sebagai aparatur sipil negara. Dalam pemaparannya, Amirul menjelaskan mengapa ia mengangkat topik tersebut, menurutnya bahwa digitalisasi presensi hadir sebagai solusi atas berbagai kendala pencatatan manual yang masih sering ditemui di sekolah. Sistem ini dinilai lebih efektif, efisien, serta mampu menjamin akurasi data kehadiran peserta didik.

“Dengan sistem presensi digital, guru dan wali kelas dapat melakukan pencatatan lebih cepat, meminimalisasi kesalahan, sekaligus menyajikan laporan kehadiran yang dapat diakses secara real time,” ungkap Amirul.

Melalui rancangan ini, Amirul mengusulkan penerapan aplikasi presensi digital yang dapat diakses oleh guru, wali kelas, maupun pihak administrasi sekolah. Aplikasi tersebut dilengkapi dengan fitur laporan kehadiran harian, bulanan, hingga semester yang bisa langsung terintegrasi dengan data akademik peserta didik.

“Rancangan ini menekankan pentingnya integrasi data presensi dengan sistem administrasi sekolah, sehingga mempermudah rekapitulasi harian, bulanan, maupun semester. Inovasi ini dinilai relevan dengan perkembangan era digital sekaligus mendukung prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan data pendidikan,” tambah Amirul.

Para penguji dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Banjarmasin memberikan apresiasi atas gagasan yang diangkat karena dianggap mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan layanan pendidikan. Digitalisasi presensi diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi digital di lingkungan sekolah.

Sementara itu kepala MIN 4 Tabalong H. Aliansyah, S.Pd.I sebagai mentor peserta mengatakan sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut, bahkan ia berharap hasil dari kegiatan bisa memberikan konribusi yang akan meningkatkan kedisiplinan di madrasah.

“Dari penjelasan guru yang melaksanakan aktualisasi ini yang menggunakan teknologi informasi untuk meningkatkan kedisiplinan peserta didik di madrasah kita berharap seua berjalan dengan lancar. Jika memungkinkan digitalisasi ini nantinya bukan hanya sebagai kegiatan tugas latsar saja, tapi bisa dilanjutkan dalam kegiatan madrasah” pungkas Aliansyah. (Rep/Ft: Amiin)