MTsN 10 Tabalong – MTsN 10 Tabalong menggelar eksperimen lampion terbang bagi siswa kelas IX pada Kamis (6/11/2025), di Ruang kelas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman konsep tekanan udara secara langsung dan aplikatif, sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar sains.
Eksperimen dipandu oleh Sri Eva Nulya, S.Pd, Guru IPA MTsN 10 Tabalong. Dalam penjelasannya, Sri Eva menegaskan, “Udara panas di dalam lampion menjadi lebih ringan dibanding udara di luar. Perbedaan tekanan inilah yang menghasilkan gaya angkat sehingga lampion dapat terbang. Dengan praktik ini, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melihat konsep fisika bekerja secara nyata.”
Seluruh siswa kelas IX mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Salah satu peserta, Qunita Nazla Adila, mengaku, “Awalnya kami ragu lampion bisa terbang. Namun, saat udara di dalam lampion memanas, lampion benar-benar melayang. Kami jadi lebih memahami materi yang dipelajari di kelas.”
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. Sugiarti, S.Pd, turut hadir untuk memantau jalannya eksperimen. Ia menyampaikan, “Metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik seperti ini memungkinkan siswa memahami ilmu secara lebih konkret. Selain itu, pendekatan ini menumbuhkan kreatifitas dan keberanian siswa dalam mencoba hal baru.”
Eksperimen lampion terbang menjadi sarana pembelajaran yang memadukan teori dan praktik. Kegiatan ini juga mendorong siswa menerapkan konsep ilmiah dalam aktivitas nyata, sekaligus mengamati langsung efek hukum fisika. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus menginspirasi siswa untuk belajar dengan penuh semangat, memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, serta menanamkan nilai-nilai religius dalam setiap langkah ilmiah mereka.
Rep/Ft: Humas
