MAN 3 Tabalong – Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tabalong melaksanakan Ujian Praktik Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) bidang Hafalan Juz’ Amma. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan dibimbing langsung oleh Guru Tahfidz, Rakhmatun Nisa, S.Pd. Pelaksanaan ujian praktik ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam memperkuat capaian hafalan siswa sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an. Minggu (7/12/25) diruamg kelas.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diminta melafalkan hafalan Juz’ Amma dengan tartil, fasih, serta memperhatikan makhraj dan tajwid. Nisa menyampaikan bahwa ujian praktik ini bertujuan tidak hanya untuk mengukur kemampuan siswa, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. “Kami berharap melalui ujian ini, hafalan siswa semakin kuat, konsisten, dan menjadi amalan yang terus mereka jaga. Pembinaan hafalan bukan sekadar penilaian, tetapi bagian dari pembentukan karakter Qur’ani,” ujarnya.
Kepala MAN 3 Tabalong, Drs. H. Suberiani, M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa hafalan Juz’ Amma merupakan bekal penting bagi para siswa yang kelak akan terjun ke masyarakat.
“Dengan adanya ujian praktik hafalan Juz’ Amma ini, kami berharap siswa memiliki landasan keagamaan yang kuat. Hafalan ini akan menjadi bekal berharga setelah mereka lulus, bahkan dapat diamalkan dalam kehidupan sosial seperti menjadi imam, memimpin kegiatan keagamaan, hingga berdakwah di masyarakat,” tuturnya.
Suberiani juga mengimbau agar para siswa terus meningkatkan hafalan sebelum mengikuti ujian praktik. Ia menekankan bahwa ilmu Al-Qur’an yang telah dikuasai adalah harta yang tidak ternilai, yang manfaatnya akan mereka rasakan sepanjang hayat. “Teruslah menambah hafalan, memperbaiki bacaan, dan menjaga kualitasnya. Karena inilah bekal sesungguhnya yang akan mengangkat derajat kalian di dunia maupun di akhirat,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Aditya Rahman, siswa kelas XI yang mengikuti ujian praktik tersebut, mengungkapkan kesiapannya. Ia telah mempersiapkan hafalan secara matang agar dapat tampil maksimal saat ujian berlangsung. “Semoga hafalan yang sudah saya siapkan bisa dibacakan dengan lancar. Saya berharap tetap bisa menjaga hafalan ini dengan baik dan terus mengulanginya agar tidak mudah hilang,” ujarnya.
Pelaksanaan Ujian Praktik ASAS bidang Hafalan Juz’ Amma ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat siswa dalam menghafal Al-Qur’an serta menjadi langkah nyata madrasah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berwawasan keagamaan, dan mencintai Al-Qur’an.
Rep:Awi/Ft:Aldi
