MTsN 4 Tabalong – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong menggelar kegiatan Pawai Budaya pada Senin (27/10/25). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk penghayatan terhadap nilai-nilai persatuan dan semangat kebangsaan.
Pawai budaya dilepas secara resmi oleh Kepala MTsN 4 Tabalong di halaman madrasah tepat pada pukul 08.00 WITA. Seluruh peserta pawai didampingi oleh wali kelas, tenaga kesehatan madrasah, serta tim drumband yang menambah semarak suasana kegiatan. Adapun rute pawai dimulai dari halaman MTsN 4 Tabalong menuju Jalan Kamboja, kemudian berlanjut ke Tanjung Tengah, dan berakhir di Jalan Kejaksaan sebelum kembali ke madrasah.
Peserta pawai tampil mengenakan berbagai kostum adat dari seluruh daerah di Indonesia, lengkap dengan atribut khas daerah masing-masing. Suasana penuh warna tampak dari antusiasme peserta dan warga sekitar yang turut menyaksikan jalannya pawai di sepanjang rute.
Kepala MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter dan penanaman nilai kebhinekaan kepada peserta didik. “Melalui pawai budaya ini, kita ingin menanamkan semangat persatuan dan menghargai keberagaman budaya bangsa sebagaimana semangat yang terkandung dalam Sumpah Pemuda,” ujarnya.
Yusuf berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan berakhlak mulia. “Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk memperkuat rasa cinta tanah air serta menumbuhkan kebanggaan terhadap kekayaan budaya bangsa,” tambahnya.
Sementara ketua panitia kegiatan Yumi Ubaini, S. Pd menyampaikan bahwa persiapan pawai telah dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur madrasah. “Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara guru, siswa, dan orang tua. Kami ingin memberikan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya Indonesia melalui cara yang kreatif dan edukatif,” ungkapnya.
Yumi menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran lintas bidang, mulai dari seni, sejarah, hingga karakter kebangsaan. “Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap semangat Sumpah Pemuda dapat terus hidup dalam diri generasi muda madrasah, generasi yang mencintai tanah air, menghargai perbedaan, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” imbuhnya.
Salah satu peserta pawai, Rahmiani, siswi kelas IXE, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang bisa memakai pakaian adat dari daerah Minang dan ikut memperkenalkan budaya Indonesia. Kegiatan ini membuat kami lebih bangga menjadi bagian dari bangsa yang beragam,” ujarnya. (Rep/Ft:Dyah)
