Loading...
CLOSE

Rakor KKMI Se-Tabalong, Kasi Penmad: Operator Adalah Denyut Nadi Madrasah

 

MIN 4 Tabalong – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Ma’mun Bakhtiar, S.T., menyampaikan pesan penting kepada seluruh kepala madrasah agar senantiasa memperhatikan dan memberikan dukungan penuh kepada para operator di madrasah.

Hal tersebut disampaikannya dalam kesempatan pembinaan dan koordinasi bersama kepala madrasah di lingkungan Kemenag Tabalong pada kegiatan Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) yang dilaksanakan di MIN 5 Tabalong, Rabu (5/11/25). Dalam arahannya, Ma’mun Bakhtiar menegaskan bahwa peran operator madrasah sangat vital dalam kelancaran berbagai administrasi dan pelaporan data kelembagaan.

“Jika madrasah diibaratkan sebagai tubuh, maka operator adalah denyut nadinya. Tanpa dukungan operator yang kuat, sistem administrasi madrasah tidak akan berjalan optimal, kita semua mengetahui saat ini semua yang berkaitan dengan madrasah sangat bergantung dengan data yang harus akurat, mulai dari EMIS, EMISGTK, Simsarpras” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar kepala madrasah tidak hanya menuntut kinerja operator, tetapi juga memberikan perhatian dalam bentuk bimbingan, fasilitas, dan apresiasi atas dedikasi mereka. Menurutnya, sinergi antara kepala madrasah, guru, dan operator akan melahirkan tata kelola madrasah yang profesional dan berkualitas.

“Tugas dan pekerjaan operator itu Bapak/Ibu sekalian tidak cukup waktu dikerjakan di madrasah, kadang harus dibawa pulang. Kadang malam kita mendapatkan tugas tentang pendataan yang harus dikerjakan. Sangat perlu sekali kita sebagai pimpinan memberikan perhatian dalam bentuk bimbingan, fasilitas, dan apresiasi atas dedikasi mereka tersebut,” tambahnya.

Ma’mun berharap dengan meningkatnya dukungan terhadap para operator, data dan layanan administrasi madrasah di Tabalong akan semakin akurat, cepat, dan terintegrasi dengan baik, sehingga turut mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah di daerah tersebut.

Narasumber lainnya ketua Pokjawas Ahmad Zarkasi, S.Ag, menyampaikan pesan tentang disiplin pegawai dan rekap absensi guru. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan cerminan profesionalisme dan tanggung jawab seorang pendidik. Setiap guru diharapkan hadir tepat waktu dan melaksanakan tugas sesuai ketentuan.

“Rekap presensi guru di aplikasi emisgtk harus dilakukan secara tertib dan berkelanjutan, karena data ini penting untuk evaluasi kinerja dan pembinaan tenaga pendidik, selain itu jika absensi tertib pemberkasan tunjangan profesi guru juga akan lancar tepat waktu,” jelas Zarkasi.

Muhammad Muhaimin, S.Pd.I yang mewakili kepala madrasah dalam acara tersebut mengatakan akan menyampaikan hasil keputusan dari rapat koordinasi hari itu kepada kamad dan guru di madrasah.

“Semua keputusan dan kesimpulan kegiatan hari ini akan disampaikan kepada pimpinan dan guru di madrasah, dan tentu juga kita akan siap menglaksanakannya,” pungkas Muhaimin. (Rep/Ft: Amiin)