MAN 1 Tabalong — Peserta didik MAN 1 Tabalong meraih prestasi pada kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) dan Lomba Kepalangmerahan PMR Tingkat Madya dan Wira yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Tabalong di Bumi Perkemahan Pramuka Nan Sarunai, Minggu (16/11/25). Kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah tingkat SMP/MTs serta SMA/MA/SMK se-Kabupaten Tabalong.
Pada Lomba Peserta Terfavorit, tim PMR MAN 1 Tabalong berhasil meraih Juara 1 setelah memperoleh dukungan serta penilaian terbanyak dari panitia dan dewan juri. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan peserta dalam menampilkan kekompakan, kreativitas, serta karakter kepalangmerahan yang menjadi identitas PMR di lingkungan madrasah.
Prestasi lain diraih pada Lomba Pertolongan Pertama. Tim yang beranggotakan Nurul Azkiya, Almira Syafina, M. Ilham Muzakki, dan Satria Rinaldi berhasil menempati posisi Juara 2 setelah dinilai unggul dalam ketepatan teknik penanganan korban, ketangkasan, dan kemampuan kerja sama tim. Penilaian tersebut menunjukkan bahwa peserta telah menguasai dasar-dasar pertolongan pertama sesuai dengan standar yang diterapkan oleh PMI Kabupaten Tabalong.
Guru pendamping PMR MAN 1 Tabalong, Akhmad Rifandi, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan keterampilan peserta didik. Ia menyatakan, “Kegiatan ini menjadi ajang untuk meningkatkan keterampilan, mempererat solidaritas, serta menumbuhkan semangat kemanusiaan antar anggota PMR. Peserta memperoleh pengalaman langsung yang sangat diperlukan dalam praktik kepalangmerahan,” ujarnya.
Wakamad Kesiswaan MAN 1 Tabalong, Haris Fadillah, S.S.I., memberikan apresiasi atas capaian peserta dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan, “Madrasah mengapresiasi prestasi yang diraih para siswa dan menyampaikan terima kasih atas dedikasi mereka dalam mengikuti kegiatan ini. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan PMR berlangsung dengan baik dan menghasilkan peserta didik yang berkarakter serta terampil,” tuturnya.
Kegiatan kepalangmerahan yang diselenggarakan PMI Kabupaten Tabalong ini menjadi wadah penting dalam memperkuat kapasitas anggota PMR di wilayah tersebut. Melalui sesi latihan, simulasi, dan kompetisi, peserta didik memperoleh pengalaman nyata dalam menghadapi situasi darurat dan penanganan pertama. Kegiatan ini juga berperan dalam menumbuhkan rasa peduli, disiplin, dan kesiapsiagaan peserta didik dalam menjalankan misi kemanusiaan. (Rep:Ida/Ft:Humas)
