MAN 1 Tabalong – Wakamad Kurikulum sekaligus guru Kimia MAN 1 Tabalong, Agusnita Maulidah, S.Pd., memimpin secara langsung kegiatan praktikum mata pelajaran Kimia kelas XI dengan materi Termokimia. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Belajar Terbuka (RBT) Jum’at (29/8/25) berfokus pada pembuatan bom sederhana menggunakan bahan kalsium karbida (CaC₂), Vixal, dan Bayclin.
Praktikum dimulai dengan memasukkan 50 ml larutan Vixal ke dalam gelas Erlenmeyer. Selanjutnya, padatan kecil CaC₂ ditambahkan ke dalam larutan tersebut. Gelas digoyangkan perlahan agar terjadi reaksi, lalu segera ditutup rapat agar gas yang terbentuk dari reaksi awal dapat terperangkap.
Langkah berikutnya, peserta didik menambahkan satu tutup larutan Bayclin ke dalam campuran tersebut. Hasil dari pencampuran ketiga bahan ini menimbulkan letupan kecil, yang menunjukkan terjadinya reaksi eksoterm. Praktikum ini dilakukan sebagai bagian dari pemahaman peserta didik terhadap konsep pelepasan energi dalam reaksi kimia.
Adapun bahan yang digunakan dalam percobaan ini terdiri dari Vixal, Bayclin, dan CaC₂, dengan alat bantu berupa gelas Erlenmeyer, sendok, penjepit kayu, kaca arloji, dan sikat pembersih gelas kimia. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan prosedur keamanan laboratorium dan pengawasan penuh dari guru pembimbing.
Agusnita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan langsung teori termokimia dalam pembelajaran. “Peserta didik mengamati secara langsung bagaimana gas terbentuk dan melepaskan energi dalam bentuk letupan saat reaksi berlangsung,” ujar Agusnita.
Muhammad Nabil Adha, salah satu peserta didik kelas XI, menyampaikan kesan positif setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Biasanya kami hanya belajar dari buku atau papan tulis, tapi dengan praktikum ini saya bisa melihat langsung proses reaksi dan memahami kenapa energi dilepaskan,” ujarnya.
“Praktikum seperti ini sangat membantu kami untuk lebih paham pelajaran. Selain seru, kami juga bisa belajar sambil praktik langsung. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap ada materi yang memungkinkan dilakukan percobaan,” ujar Nabil menambahkan. (Rep/Ft: Aisyatur Ridha).
Peserta Didik MAN 1 Tabalong Praktikkan Reaksi Termokimia Lewat Bom Sederhana
MAN 1 Tabalong – Wakamad Kurikulum sekaligus guru Kimia MAN 1 Tabalong, Agusnita Maulidah, S.Pd., memimpin secara langsung kegiatan praktikum mata pelajaran Kimia kelas XI dengan materi Termokimia. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Belajar Terbuka (RBT) Jum’at (29/8/25) berfokus pada pembuatan bom sederhana menggunakan bahan kalsium karbida (CaC₂), Vixal, dan Bayclin.
Praktikum dimulai dengan memasukkan 50 ml larutan Vixal ke dalam gelas Erlenmeyer. Selanjutnya, padatan kecil CaC₂ ditambahkan ke dalam larutan tersebut. Gelas digoyangkan perlahan agar terjadi reaksi, lalu segera ditutup rapat agar gas yang terbentuk dari reaksi awal dapat terperangkap.
Langkah berikutnya, peserta didik menambahkan satu tutup larutan Bayclin ke dalam campuran tersebut. Hasil dari pencampuran ketiga bahan ini menimbulkan letupan kecil, yang menunjukkan terjadinya reaksi eksoterm. Praktikum ini dilakukan sebagai bagian dari pemahaman peserta didik terhadap konsep pelepasan energi dalam reaksi kimia.
Adapun bahan yang digunakan dalam percobaan ini terdiri dari Vixal, Bayclin, dan CaC₂, dengan alat bantu berupa gelas Erlenmeyer, sendok, penjepit kayu, kaca arloji, dan sikat pembersih gelas kimia. Seluruh kegiatan dilaksanakan dengan prosedur keamanan laboratorium dan pengawasan penuh dari guru pembimbing.
Agusnita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan langsung teori termokimia dalam pembelajaran. “Peserta didik mengamati secara langsung bagaimana gas terbentuk dan melepaskan energi dalam bentuk letupan saat reaksi berlangsung,” ujar Agusnita.
Muhammad Nabil Adha, salah satu peserta didik kelas XI, menyampaikan kesan positif setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Biasanya kami hanya belajar dari buku atau papan tulis, tapi dengan praktikum ini saya bisa melihat langsung proses reaksi dan memahami kenapa energi dilepaskan,” ujarnya.
“Praktikum seperti ini sangat membantu kami untuk lebih paham pelajaran. Selain seru, kami juga bisa belajar sambil praktik langsung. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap ada materi yang memungkinkan dilakukan percobaan,” ujar Nabil menambahkan. (Rep/Ft: Aisyatur Ridha).
