Tanjung(Kemenag Tabalong– Penyelenggara Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kabupaten Tabalong melalui penyuluh agama Kristen terus aktif menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada generasi muda. Kegiatan pembinaan kali ini menyasar siswa-siswi sekolah dasar dalam rangka memperkuat pemahaman tentang pentingnya toleransi dan hidup rukun dalam perbedaan di SDN Warukin,Jumat(10/10/25)
Salah satu Penyuluh Agama Kristen, Susmareiny, S.Th, hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi seputar toleransi antarumat beragama serta pentingnya mengenal keberagaman sejak usia dini.
"Perbedaan itu indah, dan kita harus mengajarkan kepada anak-anak bahwa saling menghargai satu sama lain adalah bagian penting dalam hidup berbangsa dan beragama," ujarnya di hadapan para siswa dan guru.
Ia juga memperkenalkan berbagai tempat ibadah sesuai agama masing-masing sebagai bentuk pengenalan dan penghormatan terhadap keberagaman. Selain itu, anak-anak juga diberikan pemahaman tentang lambang negara, seperti Garuda Pancasila, sebagai simbol persatuan dan identitas bangsa Indonesia yang majemuk.
"Kami ingin anak-anak tidak hanya tahu tentang agamanya sendiri, tetapi juga mengenal bahwa setiap agama memiliki tempat ibadah yang berbeda dan itu harus dihormati. Mereka juga perlu tahu makna dari lambang negara kita, agar tumbuh rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya hidup rukun dalam perbedaan," jelas Susmareiny.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program penyuluhan dan pembinaan moderasi beragama yang rutin dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Tabalong untuk memperkuat kerukunan umat beragama di tingkat akar rumput, terutama di lingkungan pendidikan.
"Dengan mengenalkan toleransi dan kerukunan sejak dini, kita berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cinta damai, saling menghormati, dan menjaga persatuan bangsa," tutup Susmareiny.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, guru, serta para siswa yang tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dengan metode yang edukatif dan menyenangkan.(Rep:Ela/Ft:Murti)
