MAN 1 Tabalong - Pengelola Perpustakaan MAN 1 Tabalong, Noor Aisyatur Ridha, mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan se-Kabupaten Tabalong yang mengangkat tema “SIMPUSDA (Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan Daerah): Upaya Efektifitas dan Efisiensi Pelaporan Perpustakaan di Kabupaten Tabalong”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong. Senin (29/9/25)
Bimtek tersebut diikuti oleh pengelola perpustakaan dari berbagai jenjang pendidikan dan lembaga di wilayah Tabalong. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan dan melatih peserta dalam penggunaan SIMPUSDA sebagai sistem yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pelaporan perpustakaan secara terintegrasi dan digital.
Ridha menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di madrasah. “Dengan pelatihan ini, kami dapat memahami bagaimana mengelola data koleksi, anggota, hingga pelaporan perpustakaan secara digital. Hal ini tentu sangat membantu dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang lebih modern dan efisien di MAN 1 Tabalong,” ujarnya.
Menurut Ridha, kehadiran SIMPUSDA akan mendorong pengelolaan perpustakaan menjadi lebih tertata dan terintegrasi dengan sistem perpustakaan daerah. “Setelah mengikuti bimtek ini, semoga pengelolaan perpustakaan madrasah dapat semakin responsif terhadap kebutuhan peserta didik dan pendidik akan informasi dan literasi,” tambah Ridha.
Plt. Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. H.M. Rizali Hadi, mengapresiasi partisipasi aktif pengelola perpustakaan dalam kegiatan ini. “Kami sangat mendukung pengembangan kompetensi pengelola perpustakaan madrasah. Keikutsertaan dalam Bimtek SIMPUSDA ini merupakan langkah positif dalam mewujudkan perpustakaan digital yang terkelola secara profesional dan menjadi pusat literasi bagi warga madrasah,” tuturnya.
Dengan mengikuti pelatihan ini, MAN 1 Tabalong menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pengelolaan perpustakaan. Hal ini sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk lingkungan belajar yang literat, inklusif, dan berbasis teknologi informasi. (Rep/Ft:AisyaturRidha)
