Loading...
CLOSE

Pembukaan MTQ ke 50, Bupati Tabalong: MTQ Bentuk Generasi Muda Berpedoman Al-Qur’an dan Wujud Pembinaan Umat

Tanjung (Kemenag Tabalong) – Bupati Tabalong, Ir. H. M. Noor Rifani, SH, ST, MT, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-50 Tingkat Kabupaten di Kecamatan Upau, Kamis malam (13/11/25).

Acara pembukaan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong H. Sahidul Bakhri, S.Ag., M.A., yang juga Ketua I LPTQ Tabalong, bersama Ketua Unit DWP Kemenag Tabalong, Novia Agustina, S.Pd.I. Turut hadir sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain KH. M. Syauqi (putra almarhum KH. Zainuddin MZ), Sekda dan Ketua DPRD Tabalong, unsur Forkopimda, pimpinan SKPD, pengurus LPTQ Provinsi Kalimantan Selatan, alim ulama, pimpinan instansi vertikal, camat se-Kabupaten Tabalong, Ketua MUI, Kepala KUA se-Tabalong, dewan hakim, pimpinan perusahaan dan perbankan, serta seluruh kafilah MTQ Nasional ke-50.

Dalam sambutannya, Bupati Tabalong menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan LPTQ yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini.

“Terima kasih atas kerja keras LPTQ dan panitia. Semoga MTQ ke-50 ini berjalan lancar dan sukses, serta memberikan makna luas bagi syiar Islam di Tabalong,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ bukan sekadar ajang unjuk kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, melainkan juga sarana pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen tidak hanya membangun fisik dan ekonomi, tetapi juga membangun karakter dan moral masyarakat agar berakhlak mulia sebagaimana yang diajarkan Al-Qur’an,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan MTQ sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Tabalong menuju kabupaten yang Smart, Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan.

“Menjadikan Musabaqah Tilawatil Qur’an sebagai agenda tahunan sudah sejalan dengan arah pembangunan daerah yang tidak hanya menekankan kemajuan teknologi dan ekonomi, tetapi juga memperkuat kehidupan religius masyarakat Tabalong,” tegas Bupati Noor Rifani.

Ia juga mengajak masyarakat Kecamatan Upau sebagai tuan rumah agar menyambut hangat para peserta dan tamu undangan.

“Bertandinglah dengan semangat tinggi dan niat ikhlas untuk mencari ridha Allah SWT. Jadikan MTQ ini sebagai pelajaran sekaligus sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah,” pesan Bupati Noor Rifani.

 

Sementara itu, Ka. Kankemenag Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tabalong terhadap pembinaan kehidupan beragama.

“Atas nama Kementerian Agama dan LPTQ Kabupaten Tabalong, kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tabalong atas perhatian dan dukungan luar biasa terhadap pengembangan kehidupan beragama di daerah ini,” ujarnya.

Beliau menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga momentum pembinaan umat dan penguatan karakter Qurani.

“Melalui MTQ, kita menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan semangat untuk mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

H. Sahidul juga menyampaikan bahwa LPTQ bersama Kemenag akan terus memperkuat pembinaan tilawah, tahfiz, dan qira’ah guna melahirkan generasi Qurani yang berakhlak dan cinta ilmu.

“Kami berharap para juara MTQ ke-50 tingkat Kabupaten Tabalong tahun 2025 akan menjadi duta terbaik yang siap berkompetisi di MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2026 mendatang di Kabupaten Barito Kuala,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, beliau juga memberikan apresiasi kepada Kecamatan Upau sebagai tuan rumah yang berhasil menampilkan kolaborasi budaya Jawa, Banjar, dan Dayak sebagai simbol harmoni dan semangat persaudaraan.

“Dari daerah yang majemuk ini kita belajar bahwa keberagaman adalah kekayaan dan persaudaraan adalah kekuatan. Semangat moderasi beragama mengajarkan kita untuk kokoh dalam keyakinan, santun dalam pergaulan, dan lembut dalam sikap,” tuturnya.

Menutup sambutannya, H. Sahidul mengajak seluruh pihak menjadikan MTQ ke-50 sebagai gerakan bersama untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.

“Semoga dari lantunan ayat-ayat suci yang menggema, lahir kesejukan hati, semangat kebersamaan, dan tekad kuat membangun Tabalong yang Qurani, berkarakter, dan SMART,” pungkasnya.(Rep:Ela/Ft:Muklis)