MIN 4 Tabalong – Guru sekaligus ketua gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sehat (PBLHS) atau Adiwiyata Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong Maslian Noor, S.Pd.I bertindak sebagai pembina upacara bendera Senin (9/2/26) diamanatnya mengingatkan peserta upacara bahwa kewajiban menjaga kebersihan khususnya dilingkungan madrasah adalah kewajiban bersama semua warga madrasah.
Maslian Noor mengingat semua peserta bahwa sebagai orang beriman menjaga kebersihan merupakan pengamalan perintah agama, dan telah dijelaskan oleh sabda Rasulullah bahwa kebersihan sebagian dari iman yang secara ringkas diartikan salah satu ciri orang beriman adalah menjaga kebersihan.
“Kebersihan lingkungan madrasah bukan hanya tugas guru atau petugas kebersihan tapi tugas dan tanggung jawab bersama guru dan juga peserta didik. Biasakanlah memulai dari diri kita seperti membuang sampah pada tempatnya setelah makan atau jajan,” ujar Maslian Noor.
Ditambahkannya saat ini madrasah telah menyandang status sekolah adiwiyata kabupaten yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten Tabalong pada tahun 2024 lalu dan pada tahun 2026 kembali akan melanjutkan ke tingkat provinsi. Untuk itu kewajiban bersama untuk menjaga dan melaksanakan semua tanggung jawab yang melekat pada status tersebut.
“Apalagi madrasah kita sudah menjadi madrasah adiwiyata kabupaten maka wajib bagi kita menjaganya. Sebagai sekolah adiwiyata yang berwawasan lingkungan menjaga kebersihan mutlak dilaksanakan. Dan tahun ini kita kembali akan berusaha meningkatkan statusnya menjadi adiwiyata provinsi. Jangan sampai lingkungan madrasah kita kembali kotor dengan sampah yang bertebaran dimana-mana. Kita semua berkewajiban untuk menjaganya,” tambahnya.
Selanjutnya ia meminta kepada semua warga madrasah agar sadar dan merasa memiliki serta bertanggung jawab terhadap lingkungan madrasah maka akan dipastikan lingkungan menjadi bersih dan nyaman.
“Kesadaran dan tanggung jawab itu harus kita tanamkan dalam diri kita masing-masing. Jangan malakukan sebuah kebaikan hanya karena kita diperintahkan atau disuruh oleh guru saja. Ketika selesai makan ada atai tidak guru yang melihat buanglah sampah pada tempatnya. Ini jika dilakukan setiap orang maka tidak akan ada lagi sampai di halaman madrasah,” jelasnya.
Tidak lupa ia juga mengingatkan peserta didik untuk bersungguh-sungguh dalam belajar dan mematuhi tata tertib yang diterapkan di madrasah. Jangan sampai pelanggaran yang terjadi dilakukan oleh peserta didik yang sama secara berulang-ulang.
“Tata tertib yang dibuat di madrasah itu bertujuan untuk membentuk karakter kedisiplinan kalian. Kalau terjadi pelanggaran dan telah masuk dalam catatan madrasah harusnya kalian jangan sampai mengulanginya lagi apalagi sampai pelanggaran berat dan madrasah sudah memanggil orang tua mu, itu adalah peringatan sangat berat,” pungkasnya. (Rep: Amiin/Ft: Faisal)
