Loading...
CLOSE

Pameran Hasta Karya P5RA Warnai MTsN 6 Tabalong, 18 Kelompok Tampilkan Karya Berbahan Plastik Daur Ulang

 

MTsN 6 Tabalong - Pelaksanaan pameran hasta karya hasil Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil ‘Alamin (P5RA) berlangsung pada Jumat (5/12/25) di halaman MTsN 6 Tabalong. Kegiatan yang mengangkat tema ‘Hidup Berkelanjutan’ ini diikuti oleh 18 kelompok siswa dari kelas VII dan VIII yang menampilkan beragam karya kreatif berbahan plastik daur ulang.

Saat pameran, setiap kelompok menyajikan karya berupa kerajinan, produk fungsional, hingga dekorasi kreatif yang memanfaatkan limbah plastik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Para penilai yang terdiri dari Kepala Madrasah, Ponijo, Wakamad Kesiswaan, Rabiatul Sakban Miah, Wakamad Humas, Sarkawi, Pembina Pramuka, Maidi Rahman, guru BK, Siti Raihanah, serta Supian Hadi dan beberapa GTK lainnya tampak berkeliling gerai untuk melihat langsung hasil kreativitas para siswa. Selain melakukan penilaian, para juri juga memberikan apresiasi serta masukan positif terhadap konsep, proses pembuatan, dan dekorasi stand yang ditampilkan masing-masing kelompok.

“Sebagai salah satu penilai, sangat berbangga akan hasil karya yang dihasilkan para siswa. Yang membuat lebih menarik, mereka mengemas dengan dekorasi yang menarik para pengunjung. Dari mereka kita bisa mendapat pelajaran berharga tentang cinta lingkungan dengan mendaur ulang plastik menjadi sesuatu yang bermanfaat,” terang Ponijo.

Tidak hanya dari para juri, siswa lainnya juga turut dilibatkan sebagai penilai. Mereka dapat memberikan bintang kepada kelompok yang dianggap paling kreatif, menarik, dan inspiratif. Sistem penilaian partisipatif ini menjadi salah satu daya tarik pameran karena menghadirkan suasana interaktif dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk saling mengapresiasi.

Kegiatan pameran hasta karya P5RA ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas, tetapi juga sarana pembelajaran bermakna tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan. Melalui proyek ini, siswa didorong untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah plastik sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, serta inovasi.

         

(Rep: Sri/Ft: Aulia)