MTsN 6 Tabalong - Upaya pencegahan perilaku merokok di kalangan remaja terus digencarkan oleh MTsN 6 Tabalong. Pada Senin (15/9/25), madrasah menggelar Sosialisasi dan Penanaman Nilai-Nilai Anti Rokok yang diprakarsai oleh Wakamad Kesiswaan, Rabiatul Sakban Miah, dan melibatkan seluruh siswa dari kelas VII hingga IX di lapangan madrasah.
Dalam kegiatan ini, beberapa siswa ditunjuk sebagai juru bicara sekaligus duta kampanye bahaya rokok bagi remaja. Mereka diantaranya Syarif Hidayat, M. Hafiz Zaini, M. Nazri Audza, M. Khairul Azzam, serta M. Syukur Firdaus. Para siswa ini menjadi penyambung lidah yang menyuarakan pesan anti rokok secara langsung kepada teman sebaya mereka.
“Dengan dipilihnya para siswa sebagai pengampanye, diharapkan pesan tentang bahaya rokok bisa lebih mengena dan tepat sasaran, karena mereka menyampaikannya kepada sesama siswa,” ungkap Miah dalam ketika dimintai keterangan terkait latar belakang kegiatan.
Sosialisasi ini juga merupakan hasil kerja sama seluruh GTK, khususnya Wakamad Kesiswaan, Guru BK, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta tim kesehatan dari Puskesmas Jaro. Tim kesehatan turut memberikan penyuluhan mengenai dampak buruk rokok bagi tubuh serta melakukan upaya identifikasi dini terkait gejala atau tanda penggunaan rokok di kalangan pelajar sebelum berlanjut ke tahap yang lebih serius, bahkan kecanduan dengan melakukan screening perilaku merokok.
Saat menyampaikan materi, Syarif menjabarkan tentang dampak yang dirasakan bagi si perokok maupun bagi orang di sekelilingnya. “Dampak rokok bisa dirasakan langsung maupun tidak langsung. Serta bisa menimpa si perokok aktif maupun pasif yaitu orang di sekelilingnya yang secara tidak langsung menghirup asap rokok tersebut,” jelasnya.
Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa, MTsN 6 Tabalong berharap kampanye anti rokok dapat lebih efektif dalam membentuk kesadaran serta gaya hidup sehat di kalangan remaja.
(Rep: Sri/Ft: Aulia)
