MTsN 10 Tabalong – Tim futsal Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Tabalong berhasil meraih predikat Juara II pada kompetisi GOS SMANSAKA setelah melakoni laga final melawan MTsN 3 Tabalong. Pertandingan yang berlangsung Rabu (11/02/2026) di Lapangan Futsal SMAN 1 Kelua tersebut berakhir dengan skor 5–2.
Laga perebutan gelar juara ini mempertemukan dua tim terbaik hasil babak penyisihan. Sejak awal pertandingan, kedua tim menunjukkan intensitas permainan yang tinggi dan saling menekan. Meskipun MTsN 10 Tabalong berupaya mengembangkan pola permainan kolektif dan menciptakan peluang melalui serangan terarah, efektivitas penyelesaian akhir tim lawan menjadi penentu hasil akhir laga.
Guru Pendamping, Rahmadani, S.Pd., menyampaikan bahwa pencapaian hingga babak final merupakan representasi dari proses latihan yang konsisten. Ia menegaskan bahwa hasil ini akan menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan kualitas tim pada masa mendatang, “Peserta didik telah menunjukkan kerja sama dan semangat juang yang baik sepanjang kompetisi. Hasil ini menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan aspek teknis serta kesiapan mental pada pertandingan berikutnya,” ujar Dhani.
Selain prestasi tim, MTsN 10 Tabalong juga meraih penghargaan individu melalui M. Fadil Al Furqan yang dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak (Top Scorer) pada ajang tersebut, “Penghargaan ini merupakan bukti bahwa kedisiplinan membuahkan hasil. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota tim untuk terus meningkatkan kemampuan mereka,” tambah Dhani.
Kepala MTsN 10 Tabalong, H. Juhrani, S.Ag., M.M., yang hadir memberikan dukungan secara langsung, mengapresiasi dedikasi dan daya juang para pemain di lapangan. Menurutnya, madrasah akan terus berkomitmen dalam membina potensi siswa di bidang non-akademik, “Keberhasilan mencapai babak final membuktikan bahwa siswa kami memiliki potensi kompetitif yang patut diapresiasi. Madrasah akan terus mendukung pembinaan minat dan bakat secara berkelanjutan,” tutur H. Juhrani.
Penjaga gawang MTsN 10 Tabalong, Sadriansyah, menyebutkan bahwa pengalaman bertanding di partai final memberikan pelajaran penting terkait aspek komunikasi dan fokus di dalam lapangan, “Kami belajar mengenai pentingnya menjaga fokus dan kekompakan hingga akhir pertandingan. Hal ini menjadi bekal penting bagi kami dalam menghadapi kompetisi selanjutnya,” ungkap Sadri.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Rahmadani, S.Pd., berpesan agar para pemain menjadikan pengalaman ini sebagai momentum untuk terus berkembang. Disiplin dan kebersamaan yang telah terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat dalam meraih prestasi yang lebih tinggi pada kesempatan mendatang.
Rep/Ft: Humas
