MTsN 10 Tabalong — MTsN 10 Tabalong melaksanakan Rapat Dinas Bulanan dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) selama Bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sabtu (14/02/2026) di Ruang Guru.
Rapat ini dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi dan penguatan kesiapan program pembelajaran agar tetap berjalan efektif, religius, dan kondusif selama bulan suci. Dalam forum tersebut, dibahas penyesuaian jadwal pembelajaran, strategi penyampaian materi, serta penguatan kegiatan keagamaan yang terintegrasi dengan program madrasah.
Kepala MTsN 10 Tabalong, H. Juhrani, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis dalam membentuk karakter peserta didik, “Pelaksanaan pembelajaran pada bulan Ramadhan harus tetap terarah dan berkualitas, dengan tetap memperhatikan kondisi peserta didik yang menjalankan ibadah puasa. Nilai-nilai spiritual dan pembinaan akhlak perlu diperkuat tanpa mengabaikan capaian akademik,” ujarnya.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. Sugiarti, S.Pd., memaparkan rencana penyesuaian jadwal pembelajaran yang telah dirancang secara sistematis, “Penyesuaian dilakukan pada durasi dan pola pembelajaran tanpa mengurangi target kompetensi. Kami memastikan proses belajar tetap efektif dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan adaptif,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Irham Fikri, S.Pd.I, menyampaikan bahwa penguatan kegiatan keagamaan akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program Ramadhan, “Kegiatan pembinaan ibadah dan karakter akan dioptimalkan agar suasana religius semakin terasa serta mampu mendukung pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab peserta didik,” tuturnya.
Sebagai penutup rapat, H. Juhrani menegaskan bahwa seluruh keputusan yang telah disepakati merupakan komitmen bersama untuk menjaga kualitas pembelajaran selama Ramadhan 1447 H. Ia mengajak seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan untuk melaksanakan hasil rapat dengan penuh tanggung jawab dan kebersamaan.
“Keberhasilan program Ramadhan tidak hanya bergantung pada perencanaan, tetapi pada kesungguhan kita dalam melaksanakannya. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang lebih mendalam kepada peserta didik,” tutupnya, sekaligus secara resmi mengakhiri rapat dinas tersebut.
