MTsN 10 Tabalong – MTsN 10 Tabalong berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penilaian Standar Bangunan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah Tahun 2025 yang digelar oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 20–22 Oktober 2025, di Hotel Nasa Banjarmasin.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa program PHTC tidak semata berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, “Program PHTC bukan hanya soal membangun gedung atau melengkapi fasilitas, tetapi tentang membangun kualitas pendidikan di madrasah. Setiap pembangunan harus berorientasi pada kebermanfaatan bagi proses belajar mengajar dan peningkatan mutu layanan pendidikan,” ungkap Tambrin.
Beliau juga menekankan pentingnya peran kepala madrasah dalam proses pembangunan agar sesuai dengan aturan dan standar teknis, “Kepala madrasah perlu terlibat langsung dalam pengawasan, memastikan setiap tahapan sesuai RAB dan spesifikasi teknis. Ini bukan semata kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan mutu madrasah,” tambahnya.
Madrasah di bawah kepemimpinan Drs. H. Rahman Noor ini turut berpartisipasi aktif bersama Kepala Tata Usaha, H. M. Kamtari, S.S. untuk mengikuti kegiatan tersebut. Keduanya berkomitmen menindaklanjuti hasil rakor dengan langkah nyata dalam peningkatan kualitas infrastruktur madrasah.
Menurut H. Rahman Noor, kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang pentingnya penerapan standar penilaian bangunan madrasah, “Kami ingin memastikan bahwa setiap pembangunan di MTsN 10 Tabalong tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga benar-benar sesuai dengan standar teknis dan fungsional. Hal ini penting agar hasilnya dapat mendukung kegiatan belajar yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah berencana melakukan review internal terhadap kondisi sarana dan prasarana, serta menyesuaikannya dengan pedoman teknis yang disampaikan dalam rakor. Langkah ini menjadi upaya konkret untuk menjaga kualitas hasil pembangunan sekaligus meningkatkan kenyamanan warga madrasah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Tata Usaha MTsN 10 Tabalong, H. M. Kamtari, S.S., juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur madrasah, “Kami akan memperkuat koordinasi antara tim teknis, tata usaha, dan kepala madrasah. Harapannya, setiap kegiatan pembangunan di MTsN 10 Tabalong berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat nyata bagi siswa serta tenaga pendidik,” ujarnya dengan optimis.
Rakor yang diikuti oleh para kepala madrasah dan pejabat teknis dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan ini juga membahas penyusunan dokumen teknis, prosedur pengawasan, serta mekanisme evaluasi mutu bangunan. Peserta mendapatkan pembekalan praktis agar pelaksanaan program PHTC di lapangan dapat berjalan efektif dan terukur.
Melalui kegiatan ini, MTsN 10 Tabalong semakin berkomitmen untuk menghadirkan lingkungan belajar yang representatif, islami, dan mendukung peningkatan prestasi siswa.
“Kami berharap hasil dari kegiatan ini menjadi pendorong semangat untuk terus berbenah dan menghadirkan madrasah yang hebat, bermartabat, serta unggul dalam layanan pendidikan,” tutup H. Rahman Noor.
Rep/Ft: Humas
