MTsN 10 Tabalong – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 10 Tabalong melaksanakan lomba tari dalam rangka kegiatan classmeeting pasca Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS). Kegiatan ini digelar di lingkungan madrasah sebagai upaya memberikan ruang ekspresi, pengembangan bakat, serta pembinaan kreativitas peserta didik di bidang seni budaya. Sabtu (13/12/25).
Lomba tari diikuti oleh perwakilan kelas dengan menampilkan berbagai kreasi gerak tari yang dipadukan dengan kostum berbahan dasar sarung yang dihias secara kreatif. Setiap penampilan mendapat perhatian penuh dari warga madrasah dan berlangsung dalam suasana tertib, semarak, serta penuh kebersamaan.
Kegiatan tersebut dinilai langsung oleh dua orang juri, yakni Rizqa Rahmanida, S.S.T.Ars dan Kamariatul Dinah, S.H, yang bertugas menilai penampilan peserta secara objektif sesuai kriteria yang telah ditentukan.
Rizqa menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan menari, tetapi juga pada unsur pendukung lainnya, “Kami menilai kekompakan gerak, kesesuaian irama, ekspresi, kreativitas koreografi, serta kerapian kostum sesuai tema. Kepercayaan diri penari juga menjadi poin penting dalam menentukan hasil penilaian,” jelasnya.
Sementara itu, Dinah menyampaikan bahwa lomba ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa dalam memanfaatkan media digital secara positif, “Melalui siaran langsung yang dilakukan, siswa belajar tampil percaya diri di depan kamera dan mengenal dasar penguasaan media, termasuk etika saat melakukan siaran langsung melalui media sosial,” ujarnya.
Kepala MTsN 10 Tabalong, Drs. H. Rahman Noor, menyambut baik pelaksanaan lomba tari tersebut dan mengapresiasi peran para juri yang telah mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan classmeeting lomba tari ini sebagai sarana menyaring dan mengembangkan bakat seni peserta didik. Terima kasih kepada para juri yang telah melaksanakan penilaian secara profesional dan objektif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kamad menegaskan bahwa kegiatan seni memiliki nilai strategis dalam pembinaan peserta didik, “Melalui kegiatan seperti ini, guru Seni Budaya dapat lebih mudah mengidentifikasi dan membina siswa yang memiliki potensi, sehingga bakat mereka dapat dikembangkan dengan pendampingan yang tepat,” tambahnya.
“Melalui pelaksanaan lomba tari dalam rangka classmeeting ini, kami berharap peserta didik semakin percaya diri, kreatif, serta mampu menyalurkan minat dan bakatnya secara positif, sejalan dengan upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berprestasi, berkarakter, dan berbudaya,” tandasnya. (Rep/Ft: Humas)
