Loading...
CLOSE

MIN 7 Tabalong Gelar Pembukaan ASAS Tahun Pelajaran 2025/2026

MIN 7 Tabalong – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Tabalong melaksanakan pembukaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin, (01/12/25) bertempat di halaman madrasah. Pembukaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah MIN 7 Tabalong, Norhayani, S.Ag., M.M, dan dihadiri oleh  peserta didik, Serta dewan guru

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan harapan agar para siswa mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh dan tetap menjaga nilai-nilai adab selama proses berlangsung. “ASAS ini bukan hanya mengukur kemampuan belajar kalian, tetapi juga menguji bagaimana kalian menjaga kejujuran dan tanggung jawab sebagai pelajar madrasah,” tutur Norhayani. Ia menegaskan bahwa ketenangan dan kesiapan mental menjadi faktor penting dalam menghadapi asesmen.

Ketua Panitia ASAS, Sandra Lesmana, S.Pd., Gr, turut memberikan arahan sebelum pelaksanaan tes dimulai. Beliau menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan kesungguhan hati. “Ilmu tanpa adab tidak akan membawa manfaat, dan usaha tanpa kejujuran tidak akan menjadi keberkahan,” ujarnya kepada seluruh peserta didik. Sandra juga berpesan agar siswa memperbanyak doa, usaha, serta memohon restu orang tua sebelum mengikuti asesmen.

Pelaksanaan ASAS hari pertama dimulai setelah kegiatan pembukaan. Mata pelajaran Qur’an Hadits menjadi asesmen pada jam pertama, kemudian dilanjutkan dengan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada jam kedua. Seluruh rangkaian berjalan sesuai jadwal yang telah disusun panitia.

Siswa mengikuti asesmen dengan tertib di setiap ruang ujian. Pengawas kelas memastikan ketertiban pelaksanaan, mulai dari pengecekan identitas peserta, pembacaan instruksi, hingga pengawasan selama asesmen berlangsung. Panitia juga memastikan setiap kebutuhan administrasi seperti lembar soal, lembar jawaban, dan daftar hadir tersedia lengkap.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa panitia telah menyiapkan seluruh prosedur teknis agar asesmen berjalan lancar. Pendataan kehadiran, pengaturan tempat duduk, serta penanganan kendala teknis menjadi perhatian utama untuk menjaga objektivitas hasil asesmen.

Sandra kembali menegaskan bahwa pelaksanaan ASAS tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik. “Kami ingin memastikan siswa bukan hanya pintar dalam pelajaran, tetapi juga memiliki sikap disiplin dan jujur dalam setiap proses pembelajaran,” ungkapnya. (Rep/Ft : Fikri)