MIN 4 Tabalong – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong melaksanakan upacara untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Rabu (22/10/25) di halaman madrasah. Kegiatan dilaksanakan berdasarkan surat edaran Menteri Agama RI Nomor 04 Tahun 2025 tentang panduan pelaksanaan peringatan hari santri nasional 2025.
Guru MIN 4 Tabalong Maslian Noor, S.Pd.I yang bertindak sebagai pembina membacakan amanat tertulis dari menteri agama, pentingnya mempelajari sejarah karena dalam sejarah terdapat pelajaran dan tauladan yang sangat berguna bagi generasi sesudahnya dalam mengambil sebuah tindakan. Tema hari santri 2025 adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.”
“Kita tidak boleh lupa, jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren telah menjadi pusat pendidikan di Nusantara, tempat para santri menimba ilmu sekaligus menempah diri dalam akhlak dan karakter. Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” ujar Maslian Noor membacakan amanat menteri agama.
Maslin Noor menambahkan bahwa sejarah menjadi sumber belajar bagi generasi setelahnya termasuk generasi saat ini, melalui sejarah kita bisa mengambil pelajaran bagaimana seharusnya bertindak dan apa konsekuensi yang akan diterima dengan perbuatan tersebut.
“Dalam sejarah kita belajar tentang apa yang dilakukan manusia dan akibat yang akan diterimanya. Manusia yang mau berjuang dengan sungguh-sungguh niscaya ia akan mendapatkan hasil yang baik. Begitulah Allah SWT menjanjikan kepada para hamba-Nya,” tambahnya.
Selanjutnya Maslian Noor mengingatkan peserta upacara bahwa tugas saat ini sebagai bangsa yang merdeka adalah menjaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan untuk mencipatakan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Para pahlawan terdahulu banyak yang berasal dari para ulama dan santri yang berjuang karena kecintaan kepada tanah air.
“Kita saat ini sudah merdeka dan tugas kita adalah menjaga kemerdekaan yang diperjuangkan dengan tetesan darah dan keringat para pahlawan terdahulu yang sebagain besar mereka adalah ulama dan santri. Menjaga persatuan dan kesatuan yang diwariskan oleh para pejuang, menjaga agar kita terbebas dari kebodohan yang merupakan sebab sebuah bangsa dijajah oleh bangsa lain,” jelasnya.
Maslian Noor juga menyampaikan semangat tema hari santri 2025 “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” harus menjadi tambahan energi bagi pelajar di madrasah untuk terus semangat dalam menuntut ilmu demi kemajuan bangsa Indonesia yang tercinta.
“Semangat santri dalam diri kita harus dijadikan aksi nyata dalam kehidupan saat ini seperti semangat untuk terus menuntut ilmu, rajin belajar agar terbebas dari kebodohan sehingga kita menjadi bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing dalam berbagai bidang kehidupan yang kita lihat semakin maju,” pungkasnya. (Rep/Ft: Amiin)
