Loading...
CLOSE

Matrikulasi MAN 1 Tabalong, Memperkuat Pemahaman Syarat Sholat Berjama’ah

 

MAN 1 Tabalong - MAN 1 Tabalong mengadakan kegiatan matrikulasi yang bertempat di Mesjid Miftahul Ulum padA Selasa (30/9/25) Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas XII dengan tujuan memperdalam pemahaman agama, khususnya terkait dengan tata cara ibadah sholat berjama’ah. Materi yang disampaikan kali ini berfokus pada kitab Fiqih Tangga Ibadah, dengan penekanan khusus pada syarat-syarat sholat berjama’ah.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha yang dipimpin oleh Wakamad Kesiswaan, Haris Fadillah, S.S.I. Dalam sambutannya, Haris menjelaskan, “Sholat dhuha merupakan salah satu ibadah sunnah yang memiliki banyak keutamaan, termasuk sebagai bentuk persiapan dan penguat sebelum mempelajari materi syarat sholat berjama’ah. Dengan sholat dhuha, peserta didik diharapkan dapat memulai kegiatan dengan penuh keberkahan dan focus,” ucapnya.

Selanjutnya, materi matrikulasi berlanjut dengan penjelasan mendalam mengenai syarat sahnya sholat berjama’ah. Haris menegaskan pentingnya memahami syarat tersebut agar ibadah yang dilakukan benar-benar diterima oleh Allah SWT. Ia mengatakan, “Syarat sholat berjama’ah tidak hanya sebatas teknis, tetapi juga mencakup niat, tempat, dan ketertiban dalam pelaksanaan. Pemahaman yang baik akan menjadikan ibadah kita lebih khusyuk dan bermakna.” tandasnya

Plt Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. H.M. Rizali Hadi, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan, Matrikulasi seperti ini sangat penting sebagai pondasi awal bagi peserta didik untuk memahami ilmu agama secara mendalam. "Dengan bekal ini, diharapkan siswa dapat mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan ibadah sholat berjama’ah dengan benar,” jelasnya.

Lebih lanjut Rizali menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan upaya madrasah untuk membentuk karakter siswa yang religius dan disiplin. “Melalui pemahaman fiqih yang terstruktur, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam keseharian. Ini adalah bagian dari visi madrasah dalam mencetak generasi yang beriman dan bertakwa,” jelasnya.

 (Rep/Ft: AisyaturRidha)