MAN 1 Tabalong - Plt. Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. H. M. Rizali Hadi, bersama Wakamad dan seluruh pendidik MAN 1 Tabalong berpartisipasi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) tentang Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Pembelajaran di Madrasah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pusat Informasi Tanjung. Selasa (13/1/26)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, S.Ag., MA, menegaskan bahwa bimtek ini menjadi momentum penting dalam membangun kualitas pembelajaran madrasah yang adaptif dan berorientasi pada peserta didik. “Diharapkan tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, relevan dengan perkembangan zaman, serta menanamkan nilai-nilai karakter melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian,” ujarnya.
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, sekaligus memperkuat kemampuan pedagogik dan profesional pendidik. Penguatan tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif di lingkungan madrasah.
Kurikulum Berbasis Cinta yang menjadi fokus utama kegiatan menekankan pentingnya nilai kasih sayang, empati, toleransi, serta kepemimpinan dalam pembelajaran. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun suasana belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik secara menyeluruh.
Wakamad Kesiswaan MAN 1 Tabalong, Novia Agustina, S.Pd.I., menyampaikan harapannya agar penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dapat memberikan dampak positif bagi pembinaan siswa. “Kami berharap melalui kurikulum ini, peserta didik MAN 1 Tabalong dapat berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki sikap disiplin, empati, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
"Selain itu harapannya seluruh pendidik MAN 1 Tabalong mampu mengimplementasikan hasil bimtek secara optimal, menguasai strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, memanfaatkan media pembelajaran digital, serta mengembangkan kepemimpinan pembelajaran yang efektif demi peningkatan mutu pendidikan madrasah," tandasnya. (Rep/Ft:AisyaturRidha)
