Loading...
CLOSE

MAN 1 Tabalong Hidupkan Pembelajaran Kimia lewat Eksperimen Lava Buatan

MAN 1 Tabalong– Peserta didik kelas X MAN 1 Tabalong mengikuti sesi pembelajaran kimia yang menarik dan interaktif melalui praktikum pembuatan lava buatan atau magic lamp. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakamad Kurikulum, Agusnita Maulidah, S.Pd., di salah satu ruang kelas madrasah, Kamis (30/10/25).

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diajak memahami konsep reaksi kimia dan perbedaan massa jenis zat melalui eksperimen sederhana menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah. Praktikum ini memadukan teori dan praktik, sehingga siswa dapat mengamati langsung hasil reaksi antara minyak, air, pewarna makanan, dan tablet effervescent seperti Alka-Seltzer.

Proses pembuatan lava lamp dimulai dengan mengisi botol bening menggunakan air dan minyak sayur. Setelah kedua cairan terpisah, beberapa tetes pewarna makanan ditambahkan agar air berubah warna. Selanjutnya, tablet effervescent dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam botol untuk memicu reaksi kimia yang menghasilkan gelembung gas karbon dioksida.

Ketika reaksi berlangsung, gelembung gas membawa gumpalan air berwarna naik ke permukaan melalui lapisan minyak, lalu turun kembali setelah gelembung pecah. Fenomena ini menciptakan efek visual menyerupai lampu lava yang menarik perhatian peserta didik. Untuk menambah keindahan, Agusnita juga mengarahkan siswa menyorot bagian bawah botol menggunakan lampu ponsel agar efek cahaya terlihat lebih jelas.

Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar teori kimia di atas kertas, tetapi juga mengembangkan rasa ingin tahu dan kemampuan observasi terhadap proses ilmiah. Praktikum semacam ini sekaligus menumbuhkan semangat belajar aktif dan menyenangkan di lingkungan madrasah.

Agusnita menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis praktik seperti ini penting untuk memperkuat pemahaman konsep kimia yang sering kali abstrak. “Kami ingin siswa melihat bahwa kimia bukan hanya rumus, tetapi juga bisa dipahami melalui eksperimen yang sederhana dan menyenangkan. Saat mereka melihat reaksi terjadi di depan mata, konsep ilmiahnya menjadi lebih mudah dimengerti,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Agusnita menyampaikan harapannya agar semangat belajar peserta didik terus tumbuh. “Saya berharap melalui praktikum seperti ini, siswa MAN 1 Tabalong semakin mencintai sains dan berani bereksperimen dengan rasa ingin tahu tinggi. Semoga kegiatan ini menginspirasi mereka untuk terus belajar dan berpikir ilmiah, baik di madrasah maupun di luar kelas,” pungkasnya. (Rep/Ft:AisyaturRidha)