Loading...
CLOSE

MAN 1 Tabalong Dukung Penguatan Tata Kelola Keuangan melalui Evaluasi Pagu 2026

MAN 1 Tabalong – Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MAN 1 Tabalong, Sri Annida, S.Ag., mengikuti kegiatan Evaluasi Penyusunan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2026 dan Persiapan Finalisasi Pagu Definitif Tahun Anggaran 2026 untuk Satuan Kerja Pendidikan Islam. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dan bertempat di Hotel NASA, Banjarmasin, pada Selasa (16/9/25).

Acara tersebut diikuti oleh sebanyak 180 peserta yang terdiri dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara, serta operator pengelola keuangan madrasah se-Kalimantan Selatan. Fokus utama kegiatan adalah evaluasi serapan anggaran berjalan serta persiapan penyusunan pagu alokasi anggaran secara tepat, efisien, dan akuntabel untuk tahun 2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan, Bukhari Muslim, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya tertib administrasi dan pengelolaan anggaran secara profesional. “Saya berharap serapan anggaran pada triwulan ketiga tahun 2025 ini berjalan baik dan sesuai rencana, sehingga menjadi dasar yang kuat dalam menyusun anggaran tahun 2026,” ujar Bukhari.

Dalam arahannya, Bukhari juga mengingatkan pentingnya ketertiban pelaporan melalui aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi) yang kini menjadi standar pelaporan anggaran di semua satuan kerja. “Pelaporan melalui SAKTI, termasuk pembuatan LPJ, harus dilaksanakan tepat waktu dan disertai bukti yang valid agar tidak menumpuk di akhir. Sehingga diharapkan ketika kita tertib, maka capaian outputnya juga akan bagus,” ujarnya lagi.

Annida MAN 1 Tabalong dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman terkait perencanaan dan pelaporan anggaran madrasah. “Kegiatan ini sangat membantu kami di satuan kerja untuk lebih tertib dan terstruktur dalam proses penyusunan dan pelaporan anggaran. Kami juga jadi lebih memahami penggunaan SAKTI secara optimal,” ujar Annida.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran para pengelola keuangan dari seluruh madrasah se-Kalimantan Selatan memberikan kesempatan untuk bertukar pengalaman dan berdiskusi mengenai berbagai tantangan teknis dalam pelaksanaan anggaran. “Diskusi dengan sesama peserta juga membuka wawasan baru, terutama dalam mengantisipasi kendala pelaporan agar tidak terjadi keterlambatan dan kesalahan.” ucapnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja, termasuk MAN 1 Tabalong, dapat menyusun pagu anggaran tahun 2026 secara lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Selain itu, sinergi antara pengelola keuangan di tingkat madrasah dan Kantor Wilayah Kemenag semakin kuat dalam rangka mendukung tata kelola keuangan yang profesional dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan Islam. (Rep:Ida/Ft:Annida)