Loading...
CLOSE

Lolos Verifikasi ZI Tingkat Nasional, MTsN 4 Tabalong Tingkatkan Integritas dan Mutu Layanan Pendidikan

 

MTsN 4 Tabalong – Madarsah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong dinyatakan lolos verifikasi Zona Integritas (ZI) tingkat nasional sebagai bentuk komitmen madrasah dalam memperkuat integritas serta meningkatkan mutu layanan pendidikan kepada Masyarakat.

Kepala MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd yang ditemui diruang kerjanya, Senin (26/1/26) pada kegiatan tasyakuran tim ZI MTsN 4 Tabalong mengatakan bahwa, MTsN 4 Tabalong dinyatakan lolos verifikasi ZI Tingkat nasional dari tim ZI Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kalimantan Selatan. Sebanyak dua madrasah se-Kalimantan Selatan yang lolos verifikasi yaitu MTsN 4 Tabalong dan MAN 2 HST.

“Capaian ini menegaskan keseriusan seluruh unsur madrasah dalam membangun tata kelola yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan,” pungkasnya.

Lebih lanjut Yusuf mengatakan keberhasilan tersebut diraih melalui pemenuhan berbagai komponen penilaian pembangunan ZI, meliputi penguatan manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. “Seluruh aspek tersebut menjadi fokus pembenahan berkelanjutan di lingkungan MTsN 4 Tabalong,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa lolosnya verifikasi tingkat nasional ini merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga dukungan komite dan orang tua siswa. “Predikat ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus menjaga budaya kerja yang jujur, disiplin, dan professional,” tambah Yusuf.

Sementara ketua Tim Zona Integritas MTsN 4 Tabalong, H. Abd. Rahim, S.Ag, menambahkan bahwa proses pembangunan ZI dilakukan secara bertahap dan melibatkan seluruh elemen madrasah. “Pencapaian ini adalah buah dari komitmen bersama dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan prima. Kami terus melakukan pembenahan sistem serta membangun budaya kerja berintegritas agar layanan pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Abdurrahim mengatakan, dalam praktiknya, madrasah telah menerapkan berbagai inovasi layanan, di antaranya optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), digitalisasi administrasi, keterbukaan informasi publik, serta penguatan sistem pengaduan masyarakat. “Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan layanan yang cepat, mudah, dan akuntabel bagi siswa maupun wali murid,” jelasnya.

Abdurrahim menambahkan, selain itu, penguatan karakter integritas juga ditanamkan kepada peserta didik melalui pembiasaan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam kegiatan pembelajaran serta budaya madrasah sehari-hari. Dengan demikian, pembangunan ZI tidak hanya berdampak pada sistem kerja, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda.

“Melalui capaian ini, kita berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan madrasah semakin meningkat dan kita dapat mempertahankan standar pelayanan yang telah dibangun sekaligus terus melakukan perbaikan demi terwujudnya lembaga pendidikan yang berintegritas dan berkualitas,” imbuhnya.

 

Salah satu guru yang tergabung dalam Tim ZI, Dewi Agustina, S.Pd, menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja tim yang solid dan konsisten. “Kami bersama-sama menyiapkan berbagai dokumen pendukung, melakukan evaluasi layanan, serta memastikan setiap program berjalan sesuai standar ZI. Semangat kolaborasi antar guru dan tenaga kependidikan menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan madrasah,” tuturnya. (Rep/Ft:Dyah)