Loading...
CLOSE

Lestarikan Budaya dan Perkuat Nilai Pancasila, MAN 1 Tabalong Gelar Fashion Show

 

 

MAN 1 Tabalong – Dalam rangka menyemarakkan kegiatan Batara Bangsa yang mengusung nilai-nilai sejarah dan kebudayaan, MAN 1 Tabalong melaksanakan Lomba Fashion Show bertemakan “Merajut Sejarah, Menjaga Budaya, Menguatkan Pancasila.” Kegiatan ini digelar di Kanopi Serbaguna MAN 1 Tabalong, Kamis (2/10/25) diikuti oleh seluruh peserta didik, serta disaksikan langsung oleh para pendidik dan tenaga kependidikan madrasah.

Lomba Fashion Show tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan tiga momentum penting nasional, yakni Hari Batik Nasional, peringatan peristiwa G30S/PKI, dan Hari Kesaktian Pancasila. Para peserta tampil mengenakan busana batik yang dirancang kreatif dengan mengangkat tema nama-nama pahlawan nasional, sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan para tokoh bangsa dan pelestarian budaya Indonesia.

Acara diawali dengan parade seluruh peserta didik dari masing-masing kelas secara beriringan, memperkenalkan tokoh pahlawan yang mereka perankan. Setelah parade, setiap peserta tampil secara individu di atas panggung fashion show dengan menampilkan kostum, ekspresi, serta pembawaan karakter yang sesuai dengan tokoh pahlawan yang diangkat.

Penilaian dalam lomba ini dilakukan oleh dewan juri dari pendidik MAN 1 Tabalong, yaitu Nurmaliansari, S.H., S.Pd., Asti Prativi, S.Psi., dan Gina Hidayati, S.Pd. Adapun aspek penilaian yang menjadi perhatian meliputi kepercayaan diri peserta, kesesuaian kostum dengan tema pahlawan, ekspresi wajah, gaya berjalan (catwalk), serta tata rias.

Nurmaliansari selaku salah satu juri menyampaikan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan kostum semata, tetapi juga pada bagaimana peserta membawakan peran tokoh pahlawan secara utuh. “Yang kami nilai bukan hanya kostumnya, tetapi bagaimana peserta mampu membawakan tokoh pahlawan dengan percaya diri dan berani tampil di depan umum,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan karakter melalui seni dan sejarah. “Ini kegiatan yang sangat positif karena menggabungkan unsur seni, sejarah, dan pembentukan karakter siswa dalam satu momen yang menyenangkan namun tetap bermakna,” tambahnya.

Wakamad Kesiswaan, Haris Fadillah, S.S.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang berorientasi pada penguatan nilai kebangsaan di lingkungan madrasah. “Melalui fashion show ini, peserta didik tidak hanya belajar sejarah dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, tetapi juga belajar mencintai budaya lokal seperti batik, serta memahami makna Pancasila sebagai dasar negara,” ujarnya.

“Madrasah tidak hanya menjadi tempat pembelajaran akademik, tetapi juga pusat penguatan jati diri generasi penerus bangsa,” tandasnya. (Rep/Ft:Aisyatur Ridha)