Loading...
CLOSE

Kordinator Pendidikan MIN 4 Tabalong Ikuti Penyusunan KOM bersama KKMI

MIN 4 Tabalong – Koordinator Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong Muhammad Muhaimin, S.Pd.I ikuti penyusunan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) sebagai implementasi Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Tabalong bertempat di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Mustafa pada hari Sabtu (13/12/25) diikuti seluruh perwakilan koordinator pendidikan madrasah ibtidaiyah se-Tabalong.

Ketua KKMI Tabalong H. Abdul Hadi, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan tujuan diadakannya penyusunan dokumen KOM secara bersama-sama tersebut untuk memudahkan semua madrasah dalam berkoordinasi serta dapat menyamakan persepsi tentang KMA 1503 Tahun 2025.

“Pada akhir bulan sebelumnya perwakilan dari MIN telah mengikuti bimtek Implementasi KMA 1503 Tahun 2025 di Banjarmasin yang dilaksanakan oleh Tim Kurikulum Kanwil Kemenag Kalsel. Untuk itu sebagai tindak lanjutnya kita ingin semua madrasah selesai membuat KOM ini tepat waktu maka kita dari pengurus KKMI berinisiatif melaksanakan kegiatan wokrshop ini,” ujar H. Abdul Hadi.

Ia menambahkan dari laporan koordinator pendidikan di madrasah yang menyampaikan hasil bimtek bahwa KMA 1503 Tahun 2025 merupakan pedoman pelaksanaan Kurikulum terbaru di madrasah.

“KMA ini merupakan pedoman kurikulum madrasah terbaru yang merubah KMA sebelumnya, dengan bimtek ini diharapkan kita semua mempunyai kesamaan persepsi sehingga semua madrasah siap dalam melaksanakannya yang akan dimulai pada semester genap nanti, kita ingin MI di Tabalong semuanya sudah siap dengan KOM KBC pada awal semester nanti,” tambahnya.

Muhaimin mengatakan dari arahan Ka. Kanwil Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M. Pd yang saat membuka acara bimtek Implementasi KMA 1503 di Banjarmasin meminta pelaksanaan KBC bisa berjalan dengan baik di madrasah.

“Waktu bimtek di Banjarmasin kemaren dari Ka. Kanwil juga dalam arahan beliau agar semua madrasah siap menjalankan KMA ini yang juga memuat pelaksanaan KBC, yaitu pembelajaran mendalam dan kurikulum berbasis cinta adalah pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan kecerdasan akademis dengan nilai-nilai karakter dan spiritualitas melalui aktivitas holistik,” ujar Muhaimin. (Rep/Ft: Amiin)