Tanjung (Kemenag Tabalong) – Memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong menggelar berbagai perlombaan edukatif yang berfokus pada penguatan karakter dan pengembangan kreativitas peserta didik. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan, kepercayaan diri, serta kreativitas sejak usia dini hingga jenjang pendidikan madrasah lanjutan.
Perlombaan yang diselenggarakan meliputi Fashion Show, Hafalan Surah Pendek, dan Mewarnai yang diperuntukkan bagi peserta didik tingkat Raudhatul Athfal (RA), serta Lomba Master of Ceremony (MC) untuk peserta didik tingkat MTs dan MA yang digelar Senin (12/1/26).
Ketua Panitia Pelaksana HAB ke-80 Kemenag Tabalong, H. Abd. Khairi, menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini memiliki manfaat besar dalam pembentukan karakter dan pengembangan kreativitas peserta didik. “Lomba-lomba ini tidak hanya bertujuan memeriahkan HAB ke-80, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter, keberanian, serta kreativitas anak-anak dan pelajar madrasah. Sejak usia RA, anak-anak sudah dilatih untuk percaya diri dan berani tampil,” ungkapnya.
“Seluruh cabang lomba dirancang sebagai sarana pembinaan yang menyenangkan dan edukatif, guna mendorong peserta didik menampilkan potensi terbaiknya sesuai dengan jenjang usia dan kemampuan masing-masing,” tambahnya.
Menurutnya, lomba hafalan surah pendek bagi RA diarahkan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini, sementara lomba mewarnai dan fashion show menjadi sarana menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta rasa percaya diri anak.
“Adapun lomba MC tingkat MTs dan MA bertujuan melatih kemampuan komunikasi, public speaking, dan kepemimpinan peserta didik sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi,” jelasnya.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kebersamaan, menanamkan sportivitas, serta memperkuat semangat rukun dan sinergi antar lembaga pendidikan,” jelasnya.
“Kita berharap dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam pembinaan peserta didik, sekaligus menjadi wujud nyata semangat Rukun, Sinergi, Maju, dan Damai dalam mencetak generasi madrasah yang berkarakter kuat, kreatif, dan berakhlak mulia,” tandasnya. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)
