MIN 4 Tabalong – Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Tabalong, Rina Hidayati, S.Ag menghadiri kegiatan Sinergi Asta Protas untuk Pendidikan Madrasah Unggul, Ramah, dan Berdaya Saing yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para kepala madrasah dan pemangku kepentingan pendidikan madrasah se-Kalimantan Selatan sebagai upaya memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hadir Kepala Kantor Wilayah (Ka.Kanwil) Kemenag Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd., dan Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PAN H. Sudian Noor, S.AP., serta dihadiri Kepala Madrasah (Kamad) Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kalsel.
Kegiatan serap aspirasi tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat implementasi Asta Protas Kemenag agar berjalan secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah penyaluran aspirasi masyarakat, khususnya dalam mendorong pengembangan dan kemajuan madrasah di Kalsel.
Ka.Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Tambrin, M.M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota Komisi VIII DPR RI, hal ini sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan sinergi kelembagaan antara Kemenag dan DPR RI dalam mengawal implementasi Asta Protas Kemenag, terlebih lagi Komisi VIII merupakan mitra kerja Kemenag RI.
“Beliu Bapak H. Sudian Noor, S.AP. merupakan anggota komisi VIII DPR RI, yang mana Komisi VIII merupakan mitra kerja Kementerian Agama, sehingga kehadiran beliau sangat tepat pada kegiatan ini,” ujar Kakanwil.
Kakanwil menegaskan bahwa penguatan sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu membangun komitmen kolektif seluruh pemangku kepentingan dalam menerjemahkan Asta Protas Kemenag, sehingga setiap program tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan mutu pendidikan madrasah dan keagamaan.
Ia juga menyoroti Penguatan Ekoteologi sebagai salah satu bagian penting dalam Asta Protas Kemenag. Menurutnya, penguatan nilai ekoteologi harus terwujud secara nyata di lingkungan satuan kerja, melalui budaya menanam, menjaga kebersihan sampah yang sejalan dengan arahan nasional tentang Gerakan Bersih Sampah.
“Gerakan bersih sampah yang disampaikan oleh yang terhormat Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto harus segera kita laksanakan hal ini juga termasuk bagian dari penguatan ekoteologi yang bagian dari Asta Protas Kemenag” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VIII H. Sudian Noor, S.AP., menyampaikan harapannya agar madrasah-madrasah di Kalimantan Selatan terus berkembang dan menjadi madrasah yang unggul, ramah, dan berdaya saing. “Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi wasilah atau asbab agar madrasah-madrasah yang ada di kalimantan selatan bisa lebih maju lagi kedepannya.” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang dialog terbuka dalam menyampaikan aspirasi, masukan, dan persoalan yang dihadapi, agar dapat diperjuangkan secara kelembagaan di tingkat nasional. “Melalui forum ini, mudah-mudahan ada aspirasi secara langsung yang dapat saya dengar dan dapat saya perjuangan di DPR RI” tambahnya.
Rina Hidayati menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar madrasah dan pemangku kebijakan. Menurutnya, sinergi program yang terarah akan mendorong terwujudnya madrasah yang ramah, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui kegiatan Sinergi Asta Protas ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan program-program strategis di satuan pendidikan masing-masing. Dengan demikian, madrasah di Kalimantan Selatan dapat terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik. (Rep: Amiin/Ft: Rina)
