Loading...
CLOSE

Kenalkan Seni dengan Cara Sederhana, Siswa Belajar Membatik Tisu

MIN 7 Tabalong – Siswa kelas 2A MIN 7 Tabalong mengikuti kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5RA) dengan tema membatik menggunakan tisu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (18/11/25) di ruang kelas 2A.

Kegiatan membatik dengan tisu ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan mengenalkan kreativitas sejak dini. Melalui proses sederhana, siswa diajak memahami bahwa seni dapat dibuat dengan alat dan bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka.

Wali kelas 2A, Zahratul Jannah, S.Pd.I, memandu langsung seluruh proses kegiatan. Ia menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan siswa, mulai dari menyiapkan bahan, membuat pola warna, hingga melihat hasil motif batik yang terbentuk pada tisu.

Adapun bahan yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tisu, spidol warna, serta sedikit air untuk membantu menyebarkan warna pada permukaan tisu. Siswa diminta memilih kombinasi warna mereka sendiri sebelum diaplikasikan pada media.

Selama proses berlangsung, siswa memperhatikan instruksi dan mencoba membuat motif sesuai imajinasi masing-masing. Setiap tahapan dilakukan secara mandiri mulai dari mewarnai, melipat tisu, hingga melihat perubahan warna yang menyerap membentuk pola.

Zahratul Jannah menyampaikan bahwa membatik dengan tisu merupakan teknik sederhana yang efektif untuk melatih koordinasi tangan, ketelitian, serta kreativitas anak. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini mendukung pembelajaran tematik yang menyenangkan bagi siswa.

Setelah seluruh proses selesai, hasil karya siswa dikumpulkan dan dipajang di kelas sebagai bentuk apresiasi. Setiap karya memiliki corak dan kombinasi warna berbeda yang menunjukkan kemampuan eksplorasi anak dalam menghasilkan motif.

Salah satu siswa, Maulidin, menyampaikan bahwa ia senang dapat membuat batik dengan cara yang mudah. “Saya suka lihat warna-warnanya berubah di tisu. Hasilnya juga bagus,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, siswa kelas 2A memperoleh pengalaman belajar yang variatif dan lebih dekat dengan seni budaya melalui metode yang sederhana dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

(Rep/ft: H Fikri)