Tanjung ( Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, S.Ag., M.A., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas pelaporan pajak, Survei Penilaian Integritas (SPI), serta kesiapan Masjid Ramah Pemudik Melalui Virtual meeting. Rabu(25/02/26)
Dalam arahannya, H. Sahidul Bakhri menekankan pentingnya kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap kewajiban pelaporan pajak, khususnya penyampaian SPT Tahunan yang batas akhirnya pada 28 Februari. Ia meminta seluruh ASN memastikan pelaporan dilakukan tepat waktu dan akurat sebagai bentuk tanggung jawab dan keteladanan kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar setiap satuan kerja melakukan pengecekan ulang data perpajakan masing-masing pegawai, termasuk kesesuaian bukti potong dan kelengkapan administrasi pendukung sebelum pelaporan dilakukan.
“Ketelitian dalam pelaporan akan meminimalkan kesalahan serta menghindari sanksi administrasi di kemudian hari. Para bendahara dan operator keuangan diminta proaktif memberikan pendampingan kepada ASN yang masih mengalami kendala dalam pengisian SPT Tahunan.”tegasnya
Selanjutnya, pembahasan berlanjut pada Survei Penilaian Integritas (SPI). Dalam arahannya, H. Sahidul Bakhri menyampaikan bahwa SPI merupakan instrumen penting dalam mengukur tingkat integritas satuan pendidikan madrasah, yang tidak hanya menyasar aspek administratif, namun juga budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“SPI bukan hanya tanggung jawab administratif, tapi cerminan komitmen kita dalam membangun madrasah yang berintegritas. Ini bagian dari reformasi birokrasi di sektor pendidikan,” tegasnya.
“Untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan SPI, beliau juga memberi batas waktu kepada seluruh madrasah agar dapat menyelesaikan pengisian dan pengunggahan seluruh instrumen serta dokumen pendukung SPI sesuai jadwal yang telah ditentukan.” ”paparnya
Ia berharap seluruh kepala madrasah dapat mengawal proses tersebut secara serius dan bertanggung jawab.“Dengan langkah strategis ini, kami akan mendukung pelaksanaan SPI sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang unggul, profesional, dan berintegritas,” ucapnya
“Mari jadikan SPI ini bukan beban, tapi peluang untuk menunjukkan kualitas tata kelola madrasah kita. Kita harus siap dan mampu,” pungkas Sahidul.(Rep:Ela/Ft:Halim)
