Tanjung (Kemenag Tabalong) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Haul Abah Guru Sekumpul ke-21. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Darul Rahim pada Senin (19/1/26) dan diikuti oleh pejabat struktural dan fungsional serta ASN lingkup Kemenag Tabalong.
Peringatan terebut menghadirkan penceramah Ustadz H. Muhammad Bukhari, Pimpinan Pondok Pesantren Syams Ummi Kaltsum, yang menyampaikan tausiyah tentang makna Isra Mi’raj serta nilai-nilai keimanan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H Sahidul Bakhri dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj dan Haul Abah Guru Sekumpul, KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus meneladani nilai-nilai spiritual yang diajarkan para ulama.
“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya shalat sebagai fondasi utama kehidupan beragama. Sementara Haul Abah Guru Sekumpul menjadi pengingat bagi kita semua akan keteladanan ulama dalam menjaga akhlak, keikhlasan, dan kecintaan kepada umat,” ujar Kepala Kemenag Tabalong.
Ia menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter ASN Kementerian Agama agar tetap berlandaskan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
“ASN Kementerian Agama tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga harus memiliki kekuatan spiritual. Melalui kegiatan ini, kita berharap nilai-nilai Isra Mi’raj dan ajaran Abah Guru Sekumpul dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan integritas, akhlak yang baik, etos kerja, dan kualitas pelayanan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ka.Kankemenag mengajak seluruh ASN untuk menjadikan peringatan ini sebagai sarana muhasabah diri serta memperkuat komitmen dalam mengamalkan ajaran agama di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa haul dan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan umat dan bangsa. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)
