Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, bersama Camat Upau, Agustian, bersepakat untuk memaksimalkan persiapan agar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-50 tingkat Kabupaten Tabalong dapat terselenggara dengan baik. Kesepakatan tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan panitia MTQ yang berlangsung di Kecamatan Upau.
Dalam arahannya pada kegiatan Pembinaan Panitia MTQ Nasional ke-50 Tingkat Kabupaten Tabalong yang digelar di Aula Kecamatan Upau, Selasa (23/9/25), Ka.Kankemenag yang juga menjabat sebagai Ketua I LPTQ Tabalong memberikan arahan agar seluruh panitia bekerja dengan penuh tanggung jawab dan saling bersinergi. Ia menegaskan, MTQ selain sebagai ajang perlombaan, sekaligus sebagai momentum syiar Islam serta sarana memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Sebagai panitia, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar. MTQ ini adalah milik masyarakat Tabalong, maka mari kita jadikan momentum ini sebagai media syiar Al-Qur’an sekaligus penguat persaudaraan. Kolaborasi yang baik antar bidang panitia akan sangat menentukan keberhasilan acara,” ungkapnya.
H. Sahidul Bakhri menambahkan, kekompakan panitia akan menjadi kunci utama.“Saya berharap setiap bidang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan saling melengkapi. Jangan ada yang berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus saling mendukung. Semoga MTQ ke-50 di Kecamatan Upau ini bisa berjalan lancar, meriah, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Camat Upau, Agustian, melaporkan bahwa persiapan pelaksanaan MTQ ke-50 sudah mulai berjalan. Beberapa kelengkapan utama tengah dipersiapkan oleh tim sekretariat, seperti ID card, seragam panitia, dan logo resmi MTQ yang menggambarkan kolaborasi tiga suku besar yakni Banjar, Jawa, dan Dayak sebagai cerminan heterogenitas serta kerukunan masyarakat Upau.
Agustian juga menegaskan komitmen pemerintah kecamatan bersama panitia untuk menyukseskan penyelenggaraan MTQ. Panggung utama nantinya dipercayakan kepada pihak Event Organizer (EO) agar pelaksanaan lebih terkelola secara profesional.
“Target kita adalah sukses penyelenggaraan, sukses acara, dan sukses pelayanan kepada kafilah serta masyarakat. Untuk raihan juara, kami realistis bahwa posisi tiga besar atau juara umum masih jauh dari harapan. Tetapi keberhasilan kita adalah bagaimana MTQ ini bisa berjalan tertib, lancar, dan berkesan,” ujarnya.
Selanjutnya, tim kerja LPTQ Tabalong memberikan pengarahan teknis dengan membagi panitia sesuai bidang masing-masing. Proses pembinaan juga diisi dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman, agar setiap bidang memahami tugasnya dan siap menjalankan peran pada saat pelaksanaan nanti. (Rep:Sry/Ft:Amelia)
