Tanjung(Kemenag Tabalong) – Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Irfan Wahyuni, S.Th.I, memimpin apel pagi pada Kamis (11/12/2025) di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Tabalong. Kegiatan rutin tersebut diikuti oleh seluruh ASN dan tenaga fungsional di lingkungan Kemenag Tabalong.
Dalam amanatnya, Irfan menyoroti perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa meskipun berbagai perangkat digital kini hadir mendukung proses pembelajaran, peran guru tetap sangat vital dan tidak dapat digantikan oleh mesin atau platform digital apa pun.
“Zaman digitalisasi menuntut kita untuk beradaptasi, namun pertanyaannya bukan apakah guru masih dibutuhkan, melainkan bagaimana guru mampu berkolaborasi dengan teknologi tersebut, keberhasilan pembelajaran modern bukanlah penggantian guru dengan teknologi, melainkan sinergi antara guru, metode, dan media digital.” ujarnya.
Irfan menegaskan bahwa keberkahan ilmu tidak hanya berasal dari materi yang disampaikan, tetapi juga dari jiwa dan ketulusan guru dalam membimbing peserta didik. Kehadiran guru menjadi penentu dalam menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan karakter yang tidak dapat diberikan oleh perangkat teknologi.
Ia juga menekankan bahwa guru harus mampu mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. “Jiwa guru harus siap berkolaborasi dengan metode dan media digital agar pembelajaran tidak hanya modern, tetapi tetap bermakna,” tambahnya.
Kasi PAI berharap, dengan kolaborasi antara guru dan teknologi, proses pembelajaran di Tabalong dapat terus berkembang, melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.
“Semoga guru- guru Madrasah & guru PAI semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana pembelajaran yang inovatif, sehingga setiap siswa dapat belajar secara optimal dan mendapatkan pengalaman pendidikan yang menyenangkan.”pungkasnya (Rep:Ela/Ft:Halim)
