Tanjung (MTsN 7 Tabalong) – Kepala Madrasah (Kamad) Madrasah Tsanawiyah Negeri 7 Tabalong, H. Bahrul Elmi, S.Ag.MM, memberikan pesan mendalam kepada seluruh peserta didik dalam amanatnya pagi ini. Beliau menegaskan bahwa kecerdasan intelektual tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan kekuatan karakter dan akhlakul karimah, Senin (19-01-26) bertempat di halaman madrasah.
Dalam arahannya, Kamad menekankan bahwa madrasah bukan sekadar tempat untuk mengejar nilai akademik, melainkan bengkel kepribadian bagi generasi muda.
Siswa diminta konsisten menerapkan budaya Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Beliau juga mengingatkan bahwa setinggi apa pun ilmu yang dimiliki, adab tetap menjadi prioritas utama yang menentukan kualitas diri seseorang.
Di era digital, siswa diingatkan untuk menjaga etika dalam berkomunikasi di media sosial agar tetap mencerminkan jati diri sebagai insan yang berpendidikan.
“Ilmu tanpa akhlak itu hampa, sedangkan akhlak tanpa ilmu itu buta. Saya ingin lulusan madrasah ini tidak hanya pintar secara kognitif, tetapi juga menjadi penyejuk di tengah masyarakat melalui perilaku mereka,” ujar H. Bahrul Elmi di hadapan ratusan siswa.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penanaman karakter ini, pihak madrasah akan memperketat monitoring kegiatan keagamaan harian, seperti salat berjemaah dan pembiasaan literasi Al-Qur'an sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Selain itu, Kamad juga mengajak para guru untuk menjadi role model atau teladan nyata bagi siswa. Menurutnya, satu contoh perbuatan jauh lebih berkesan daripada seribu kata-kata nasihat.
Kegiatan apel pagi tersebut ditutup dengan doa bersama, berharap agar seluruh siswa beserta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan MTsN 7 Tabalong diberikan kekuatan untuk terus konsisten dalam memperbaiki diri dan menjaga nama baik madrasah melalui perilaku terpuji.(Ref:Rz/Ft:Iqb)
