Loading...
CLOSE

Kamad Pinta Guru Teliti Input Nilai Peserta di Aplikasi RDM

MTs Ar Raudlah Tanta – Setelah berakhirnya pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) ganjil tahun pelajaran 2025-2026, Kepala MTs Ar Raudlah Tanta H. Saidilah, S.Pd., MM meminta dewan guru untuk fokus mengolah nilai serta teliti dan hati-hati saat melakukan penginputan nilai di aplikasi Rapor Digital Madrasah (RDM)  agar tidak ada kesalahan yang terjadi dan merugikan siswa.

“Setelah ASAS berakhir tentu fokus kita untuk pengolahan nilai hasil ujian dan selanjutnya menginput nilai tersebut ke dalam RDM. Saya harap semua guru bisa mempelajari dan memahaminya terlebih dahulu penggunaan aplikasi RDM ini, saat penginputan nilai siswa agar teliti. Jika ada hal yang dirasa meragukan atau kendala silakan ditanyakan kepada guru lain atau proktor admin RDM madrasah,” ujar H. Saidilah di hadapan dewan guru, Senin (8/12/25).

Operator RDM madrasah Sri Dwi Hapsari, S.Pd menambahkan bahwa dewan guru bisa mengerjakan input nilai harian dan tugas peserta didik karena RDM sudah aktif dan bisa dikerjakan. “Kita sudah mengaktifkan akun guru lebih dulu dengan tujuan dewan guru bisa menginput nilai harian terlebih dahulu agar tidak terjadi penumpukan tugas yang akhirnya akan menyulitkan guru tersebut. Apalagi sekarang ASAS telah selesai guru bisa lebih fokus mengerjakan RDM,” ujar Sari.

Ditambahkannya untuk langkah-langkah dewan guru melakukan penginputan nilai sesuai dengan hasil sosialisasi yang telah diberikan sebelumnya. “Dewan guru sebelumnya telah menerima penjelasan dan pelajaran tentang penggunaan aplikasi RDM ini jadi sekarang mereka mempraktikkan apa yang telah disampaikan. Jika ada kendala akan kita pecahkan bersama karena ini sebenarnya memerlukan kerja sama semua pihak di madrasah agar semua bisa selesai bersamaan” jelas Sari.

Selanjutnya ia meminta dewan guru yang menemui kendala dalam mengerjakan RDM agar dapat bertanya atau mengkoordinasikan dengan guru lainnya atau meminta bantuan proktor RDM dalam mengatasi masalah yang dihadapi sehingga tidak mengganggu pengisian nilai guru tersebut.

“Saya harap semua guru bisa mempelajari dan memahaminya terlebih dahulu penggunaan aplikasi RDM ini. Jika ada hal yang dirasa meragukan atau kendala silakan ditanyakan kepada guru lain atau proktor admin RDM madrasah akan kita pecahkan bersama karena ini sebenarnya memerlukan kerja sama semua pihak di madrasah agar semua bisa selesai bersamaan” pungkasnya.

Sari juga menambahkan meskipun RDM bisa dikerjakan dimana dan kapan saja oleh guru dengan catatan terkoneksi internet, namun bagi sebagian guru waktu untuk mengerjakannya yang sangat sulit jika sudah di rumah karena ada tugas lainnya yang juga harus segera dikerjakan.

“Sebenarnya untuk mengerjakan RDM ini bisa dimana dan kapan saja asal terkoneksi dengan jaringan internet atau online maka bisa dikerjakan bahkan tidak harus dengan laptop untuk mengerjakannya bisa saja dengan smartphone. Namun bagi sebagian guru jika sudah di rumah tentu ada tugas dan kerjaan di rumah yang juga tidak bisa ditinggalkan,” tambahnya. (Rep/Ft: Novita)