Tanjung (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Tabalong, H. Sahidul Bakhri, selaku Ketua I Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tabalong, memberikan arahan pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Pembinaan Panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2025, yang digelar di Kantor Desa Masingai I, Kecamatan Upau, Selasa (14/10/25).
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Upau, Agustian, beserta jajaran Panitia Pelaksana MTQ Kecamatan Upau, Pengurus LPTQ Kabupaten Tabalong, dan Tim Kerja LPTQ Tabalong.
Dalam arahannya, H. Sahidul Bakhri menekankan pentingnya koordinasi dan sinergi yang baik antarbidang agar pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan sesuai target waktu. Ia menegaskan bahwa setiap bidang panitia harus memastikan seluruh aspek teknis dan nonteknis telah siap sebelum pelaksanaan, mulai dari arena lomba, akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga kesiapan peserta dan dewan hakim.
“MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi juga syiar keagamaan yang harus mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an. Karena itu, semua panitia harus bekerja dengan niat ibadah dan tanggung jawab bersama,” ujar Sahidul.
Ia juga mengapresiasi semangat dan kesiapan Kecamatan Upau selaku tuan rumah, serta mengajak seluruh pihak untuk menjadikan MTQ kali ini sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Sementara itu, Camat Upau, Agustian, menyampaikan bahwa pihaknya bersama panitia pelaksana telah mempersiapkan berbagai hal teknis di lapangan dan terus berkoordinasi dengan LPTQ kabupaten agar pelaksanaan MTQ berjalan sukses.
“Kami berkomitmen untuk menjadi tuan rumah yang baik, dan terus berupaya mempersiapkan segala sesuatu dengan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi ajang evaluasi bersama terhadap pembagian tugas tiap bidang, seperti bidang acara, perlombaan, konsumsi, publikasi, dan keamanan. Melalui pembinaan ini diharapkan seluruh panitia memiliki pemahaman yang sama terhadap mekanisme kerja dan mampu mengantisipasi segala kendala teknis di lapangan.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembinaan bagi para MC dan Announcer yang akan bertugas di setiap cabang lomba MTQ. Pembinaan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan membawakan acara dengan bahasa yang santun, jelas, dan sesuai dengan kaidah syiar Al-Qur’an, serta pemahaman terhadap tata urutan lomba di masing-masing cabang. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya LPTQ Tabalong untuk memastikan pelaksanaan MTQ berlangsung khidmat, tertib, dan berwibawa di setiap arena perlombaan. (Rep:Sry/Ft:Mukhlis)
