Loading...
CLOSE

Ka.Kankemenag Tabalong: Integritas Adalah Ruh Utama Pengabdian ASN

Banjarmasin (Kemenag Tabalong) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong H. Sahidul Bakhri mengikuti kegiatan Sosialisasi Program PRESTASI (Program Pelatihan Refleksi dan Aktualisasi Integritas) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Kalsel, para Kepala Kemenag kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, serta sejumlah pejabat struktural di lingkungan Kanwil. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memperkuat budaya integritas, transparansi, dan pencegahan gratifikasi di lingkungan Kementerian Agama.

Program PRESTASI menjadi salah satu upaya strategis KPK dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada ASN, khususnya melalui peningkatan kesadaran pelaporan gratifikasi, pengelolaan keuangan yang transparan, serta penguatan sistem pengendalian internal.

Usai kegiatan, H. Sahidul Bakhri menyampaikan apresiasinya terhadap langkah KPK yang terus mendorong penguatan integritas di lembaga pemerintah, termasuk Kementerian Agama. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi ASN untuk senantiasa menjaga kejujuran dan amanah dalam melayani masyarakat.

“Program PRESTASI KPK ini sangat relevan dengan semangat kita di Kementerian Agama. Integritas adalah ruh utama pengabdian ASN, karena tanpa integritas, semua prestasi kerja kehilangan maknanya,” tegas H. Sahidul Bakhri.

Ia menambahkan, Kemenag Tabalong akan menindaklanjuti hasil sosialisasi tersebut dengan memperkuat edukasi antigratifikasi dan membangun sistem kerja yang lebih terbuka dan akuntabel di seluruh lini pelayanan.

“Kami akan memastikan nilai-nilai integritas ini diterapkan di semua satuan kerja, baik di kantor, madrasah, maupun lembaga pendidikan keagamaan. Harapan kami, budaya kerja yang bersih dan berintegritas menjadi karakter melekat di tubuh Kemenag,” ujarnya.

H. Sahidul juga menekankan bahwa penguatan integritas bukan hanya tugas pimpinan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh ASN. Dengan komitmen dan keteladanan, Kemenag diharapkan dapat menjadi contoh nyata birokrasi yang bersih, melayani, dan dipercaya publik.

“Kita tentu berharap seluruh ASN di Kemenag memiliki komitmen yang sama dalam memberikan pelayanan bersih jauh dari pungli ataupun gratisikasi,” tandasnya. (Rep:Sry/Ft:Pendy)