Balangan (Kemenag Tabalong) – Ajang Pentas Seni Santri Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional Tahun 2025 resmi ditutup di Pondok Pesantren Riyadul Muhibbin Desa Bungin, Kabupaten Balangan, Rabu (29/10/25).
Berbagai cabang seni yang dilombakan meliputi Qasidah, Kaligrafi, dan Musabaqah Qiraatil Kutub (MKQ).
Dari Kabupaten Tabalong, kafilah Tabalong berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga tropi kejuaraan, yakni Juara 1 Kaligrafi Putri, Juara 3 Kaligrafi Putra serta Juara 3 Qasidah Modern Putra
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, H. Sahidul Bakhri, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan para santri menjadi bukti bahwa pesantren di Tabalong terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi kebanggaan kita bersama. Ini menunjukkan bahwa santri-santri Tabalong tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kreatif dan berdaya saing dalam bidang seni,” ujar H. Sahidul Bakhri.
Ia menegaskan, seni yang tumbuh di lingkungan pesantren harus menjadi sarana dakwah yang menebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Pentas Seni Santri adalah ruang ekspresi yang sangat positif. Melalui seni, santri bisa menyampaikan pesan moral, nilai keindahan, dan ajaran agama dengan cara yang lembut dan menyentuh. Ini sejalan dengan semangat Hari Santri Nasional yang meneguhkan peran santri sebagai pelopor peradaban,” lanjutnya.
Lebih lanjut, H. Sahidul Bakhri juga memberikan apresiasi kepada seluruh pembina, guru, dan pimpinan pondok pesantren di Tabalong yang telah membimbing serta memfasilitasi para santri hingga mencapai hasil terbaik. Ia berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat bagi pesantren lain di Tabalong untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi daerah.
“Prestasi ini bukan akhir, tapi awal dari semangat baru. Mari terus kita dorong santri untuk berkarya dan berkompetisi dengan nilai-nilai luhur keislaman,” pungkasnya.
Sebelumnya, Plt. Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Tabalong, H. Abd. Khairi, menyampaikan bahwa keikutsertaan Tabalong dalam ajang ini merupakan bentuk nyata komitmen dalam mengembangkan potensi santri sekaligus mempererat ukhuwah antarpondok pesantren se-Kalimantan Selatan.
Dengan raihan tiga tropi tersebut, Kafilah Tabalong pulang membawa kebanggaan dan semangat baru untuk terus mengharumkan nama daerah dalam berbagai ajang keagamaan dan seni islami di masa mendatang.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur kafilah Tabalong yang merupakan Santri dari Ponpes Al Madaniyah Jaro berhasil menyumbangkan tropi kemenangan untuk Tabalong," tandasnya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Balangan, bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Balangan, diikuti oleh ratusan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kalimantan Selatan.
(Rep:Sry/Ft:Royan)
