Loading...
CLOSE

Hari Ke-3 Keseruan Milad MTsN 7 Tabalong : Uji Kecerdasan di Ranking 1 dan Pesona Tari Kreasi

Tabalong (MTsN 7 Tabalong) – Memasuki hari ketiga rangkaian perayaan Milad ke-27 MTs Negeri 7 Tabalong, suasana madrasah semakin semarak. Setelah sebelumnya diramaikan dengan kompetisi olahraga, hari ini panggung utama beralih menjadi ajang adu kecerdasan dan kreativitas seni melalui Lomba Ranking 1 dan Lomba Tari Kreasi Nusantara, Rabu (28/01/26).

Sebanyak 112 siswa SD/MI yang memadati Aula MTsN 7 Tabalong untuk mengikuti Lomba Ranking 1. Dengan pilihan jawaban di tangan, para peserta tampak antusias sekaligus tegang saat pembaca acara mulai melontarkan pertanyaan demi pertanyaan, mulai dari pengetahuan umum hingga materi keagamaan.

Ketegangan sangat terasa saat memasuki babak eliminasi. Para peserta harus berpikir cepat dalam hitungan detik sebelum mengangkat papan jawaban mereka. Lomba ini tidak hanya menguji kecerdasan, tetapi juga mentalitas para siswa cilik dalam menghadapi tekanan di depan publik.

Satu per satu peserta harus gugur dan meninggalkan arena karena jawaban yang kurang tepat. Persaingan semakin sengit saat menyisakan sepuluh besar, di mana konsentrasi dan kecepatan berpikir menjadi kunci utama untuk menjadi yang bertahan paling akhir.

Ketua Pelaksana Lomba Ranking 1, Darwin, S.Pd yang juga merupakan guru Bahasa Indonesia, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya kompetisi yang berlangsung di Aula MTsN 7 Tabalong. Menurutnya, persaingan tahun ini terasa jauh lebih kompetitif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami sangat terkesan dengan persiapan para siswa SD/MI. Biasanya di babak awal banyak yang gugur, tapi hari ini mereka mampu bertahan hingga pertanyaan-pertanyaan sulit di tingkat menengah. Ini menunjukkan kualitas pendidikan di tingkat dasar sudah sangat baik,” ujarnya.

Kami berharap ajang ini menjadi motivasi bagi adik-adik SD/MI untuk tidak takut berkompetisi. Semoga tahun depan peserta yang mengikuti lomba ranking 1 ini bertambah banyak lagi.

Kemeriahan berlanjut di siang hari dengan Lomba Tari Kreasi. Panggung seni MTsN 7 Tabalong berubah menjadi warna-warni berkat kostum adat yang dimodifikasi secara apik oleh para peserta. Tidak hanya sekadar menari, para siswa ditantang untuk memadukan gerakan tradisional dengan unsur modern tanpa menghilangkan nilai filosofisnya.

Para juri mengaku terkesan dengan kepercayaan diri dan kekompakan yang ditampilkan oleh setiap delegasi dari SD/MI. Alunan musik daerah yang ritmis berhasil menghipnotis penonton yang hadir, menciptakan atmosfer budaya yang kental di lingkungan madrasah.

Salah satu dewan juri, M. Ikhya yang juga merupakan guru Seni Budaya menyatakan kekagumannya terhadap kualitas penampilan para peserta tingkat SD/MI tahun ini. Menurut tim juri, standar kreativitas yang ditampilkan para siswa sudah melampaui ekspektasi untuk kategori usia sekolah dasar.

“Saya melihat banyak sekolah yang berani memadukan unsur tari tradisional daerah dengan gerakan modern yang energik tanpa menghilangkan jati diri budaya lokal. Ini adalah bentuk pelestarian budaya yang sangat segar," ungkap Ikhya.

Penggunaan properti dan pemilihan kostum tahun ini menurut Ikhya sangat tematik dan mendukung cerita yang dibawakan dalam tarian. Kami sangat mengapresiasi kerja keras para pelatih dan guru pendamping dalam mengonsep penampilan ini.

“Tahun ini persaingan sangat ketat. Selisih poin antar peserta sangat tipis karena semuanya tampil dengan sangat maksimal. Kami sampai kesulitan menentukan juara karena bakat-bakat cilik dari SD/MI di Tabalong ini benar-benar luar biasa dalam menginterpretasikan budaya lewat gerak,” pungkasnya.(Rep/Ft:Rz)