MTsN 4 Tabalong – Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong berhasil meraih Juara Harapan I pada Lomba Video Pembelajaran Kreatif dalam ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tabalong, Senin (29/9/25).
Kegiatan lomba diikuti oleh para pendidik dari berbagai satuan pendidikant tingkat, SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA se-Kabupaten Tabalong tersebut merupakan ajang untuk mengasah kreativitas guru dalam memanfaatkan teknologi dan media pembelajaran. MTsN 4 Tabalong mengirim satu orang guru yaitu Dian Nopianti, S. Pd, MM yang menampilkan karya video inovatif yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar menarik serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
PORSENIJAR yang rutin digelar PGRI Kabupaten Tabalong setiap tahun menjadi wadah pengembangan diri bagi guru dan siswa, sekaligus ruang untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan prestasi di bidang olahraga, seni, maupun keilmuan. Ajang ini juga bertujuan untuk mendorong guru meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan inovasi dalam pembelajaran. Dan karya-karya yang lahir dari kegiatan lomba bisa menjadi inspirasi bagi para tenaga pendidik.
Kepala MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih guru MTsN 4 Tabalong tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini membuktikan dedikasi guru madrasah tidak hanya dalam mendidik, tetapi juga berinovasi di bidang pembelajaran. “Kami bangga dengan prestasi guru MTsN 4 Tabalong. Semoga ini memotivasi guru-guru lain untuk terus berkarya dan berkompetisi sehat,” ujarnya.
Ditambahknnya, prestasi ini menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Ia berharap seluruh guru termotivasi untuk membuat karya serupa yang dapat mendukung terciptanya pembelajaran kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa.
Sementara itu, Dian Nopianti menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kreativitas pembelajaran berbasis digital. “Semoga karya ini bermanfaat dan bisa diaplikasikan dalam proses belajar mengajar,” ungkapnya.
Ditambahkannya, bahwa prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga pemicu untuk terus belajar dan berinovasi. Ia berharap ke depan karya-karya guru madrasah lebih banyak dikenal luas dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran efektif di berbagai jenjang pendidikan.
Lomba video pembelajaran Kreatif dilaksanakan pada tanggal 23 September 2025 yang lalu dengan ketentuan video karya peserta berdurasi 10 menit maksimal, kualitas resolusi minimal 720p dan video merupakan hasil karya orisinal peserta bukan plagiarime. Vidio dikirim kepada panitia lomba melalui link yang telah disediakan panitia. (Rep:Dyah/Ft:Kaspul)
