Loading...
CLOSE

Guru MAN 1 Tabalong Tingkatkan Profesionalitas melalui Bimtek Petugas Bursa Kerja Khusus

 

MAN 1 Tabalong - Dalam rangka peningkatan kapasitas dan profesionalitas petugas Bursa Kerja Khusus (BKK) pada institusi pendidikan lainnya di Kabupaten Tabalong, dua guru MAN 1 Tabalong, Nor Hamidah, S.Pd.I., dan Gina Hidayati, S.Pd., hadir sebagai peserta kegiatan Bimbingan Teknis Petugas Antar Kerja Bursa Kerja Khusus (BKK). Kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme pelayanan antarkerja dan memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai pihak.

Kegiatan Bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong ini berlangsung di Aston Tanjung City Hotel pada Rabu (5/11/25) dan dihadiri oleh 30 peserta. Para peserta berasal dari petugas BKK berbagai satuan pendidikan menengah kejuruan serta perwakilan beberapa institusi pendidikan lainnya di Kabupaten Tabalong.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Hady Ismanto, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas petugas BKK dalam menjalankan peran strategis mereka di bidang ketenagakerjaan. “Petugas BKK perlu dibekali kemampuan teknis dalam pelaksanaan fungsi antarkerja, pemanfaatan aplikasi ketenagakerjaan, serta adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja,” jelas.

Ia menambahkan, “Bimtek bagi petugas BKK merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dalam menjalankan pelayanan antarkerja di satuan pendidikan menengah kejuruan maupun institusi pendidikan lainnya, penguatan kompetensi petugas BKK menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses tenaga kerja ke dunia industri. Dengan kemampuan teknis dan jejaring kerja yang luas, petugas BKK diharapkan dapat menjadi penghubung efektif antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja, serta membantu menurunkan angka pengangguran di daerah,” harap Hady

Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, turut memberikan pendapat terkait pentingnya kesiapan para pencari kerja di era kompetitif saat ini. “Kesiapan pada pencari kerja sangat penting, baik hard skill (kemampuan teknis) maupun soft skill berupa hubungan interpersonal yang vital untuk kolaborasi yang efektif,” jelas Habib Taufan. Ia juga menegaskan, “Persaingan dunia kerja makin ketat, karena itu pencari kerja selain memiliki hard skill, juga penting memiliki soft skill.”

Guru MAN 1 Tabalong, Hamidah menyambut baik pelaksanaan Bimtek ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran madrasah dalam bidang layanan ketenagakerjaan. “Bimtek ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana madrasah bisa berperan dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi dunia kerja secara profesional,” pungkasnya.

Plt. Kepala MAN 1 Tabalong, Drs. H. M. Rizali Hadi, memberikan apresiasi terhadap upaya peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa peran madrasah tidak hanya terbatas pada pendidikan akademik, tetapi juga dalam menyiapkan peserta didik yang siap menghadapi dunia kerja. “Guru madrasah harus memiliki wawasan yang luas dan profesional dalam membimbing siswa agar mampu bersaing di dunia kerja. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat fungsi madrasah sebagai lembaga yang mencetak generasi unggul dan mandiri,” ujarnya. (Rep:Ida/Ft:Humas)