Loading...
CLOSE

GTK MTsN 6 Tabalong Terima Sosialisasi Pencegahan Kanker dari Yayasan Kanker Indonesia

MTsN 6 Tabalong – Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 6 Tabalong mengikuti sosialisasi pengenalan dan pencegahan kanker dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dengan narasumber Faiza pada Rabu (19/11/25) di Mushalla MTsN 6 Tabalong.

Dalam paparannya, Faiza menjelaskan bahwa kanker merupakan salah satu penyakit mematikan di dunia yang dapat menyerang siapa saja. Ia menguraikan empat penyebab utama yang meningkatkan risiko penyakit tersebut, yakni faktor genetika atau keturunan, paparan bahan kimia seperti asap rokok, konsumsi makanan mengandung bahan pengawet, serta kurangnya aktivitas olahraga.

Menindaklanjuti berbagai faktor pemicu tersebut, Faiza juga memaparkan beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat. Di antaranya melalui vaksinasi kanker serta mengonsumsi bahan-bahan alami yang telah teruji mampu membantu mencegah pertumbuhan sel kanker, seperti temulawak, keladi tikus, dan temu putih. Tanaman herbal tersebut harus dikonsumsi sesuai dengan aturan pakai yang benar agar memberikan manfaat optimal.

“Untuk hasil optimal untuk pencegahan maupun penanganan kanker, tanaman herbal yang telah teruji tersebut dikonsumsi sesuai dengan aturan pakainya yaitu selama 1 tahun tanpa jeda,” jelas Faiza.

Sosialisasi yang dihadirkan oleh Yayasan Kanker Indonesia ini memberikan wawasan penting bagi seluruh GTK MTsN 6 Tabalong. Melalui kegiatan ini, para pendidik diharapkan mampu melakukan pencegahan dini serta dapat menyampaikan informasi kesehatan tersebut kepada peserta didik sebagai bagian dari edukasi hidup sehat.

“Sosialisasi hari ini sangat informatif dan inspiratif bagi kami semua, terutama para GTK. Kami jadi termotivasi untuk hidup sehat dan menyampaikan informasi tersebut kepada para peserta didik agar para generasi muda menjadi generasi yang sehat dan energik,” papar Dayat. Salah satu GTK.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga gaya hidup sehat untuk meminimalisasi risiko penyakit kanker di lingkungan masyarakat maupun satuan pendidikan.

 

 

(Rep: Sri/Ft: Wafa)