MTsN 4 Tabalong – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Tabalong secara rutin menyetorkan sampah terpilah ke Bank Sampah Anggrek sebagai bagian dari edukasi lingkungan berkelanjutan bagi warga madrasah, Selasa (20/1/26).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus membiasakan pengelolaan sampah yang bernilai guna sejak dini.
Program penyetoran sampah tersebut dilaksanakan secara berkala oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 4 Tabalong. Sampah yang disetorkan berupa sampah anorganik yang telah dipilah, seperti botol plastik, kertas, dan kemasan lainnya. Seluruh sampah dikumpulkan di lingkungan madrasah sebelum disalurkan ke Bank Sampah Anggrek.
Ketua Adiwiyata MTsN 4 Tabalong Rasma Afifah, M. Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas. Melalui praktik langsung, siswa tidak hanya memahami teori tentang lingkungan, tetapi juga terlibat aktif dalam upaya pengurangan sampah dan penerapan prinsip daur ulang.
Lebih lanjut Rasma mengatakan, kegiatan rutin menyetor sampah tersebut tidak hanya mendukung program Adiwiyata, tetapi juga membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa. “Kami ingin siswa memahami bahwa setiap tindakan kecil, seperti memilah sampah, memiliki dampak besar bagi lingkungan sekitar.” ujarnya.
Rasma menambahkan, selain sebagai sarana edukasi, kerja sama dengan Bank Sampah Anggrek juga memberikan manfaat ekonomi. Sampah yang disetorkan dicatat sebagai tabungan, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan madrasah. Hal ini diharapkan dapat memotivasi seluruh warga madrasah untuk lebih disiplin dalam mengelola sampah.
Sementara Kepala Madrasah MTsN 4 Tabalong M. Yusuf, S. Pd. I, M. Pd, turut mengapresiasi tim Adiwiyata atas kegiatan rutin tersebut. “Saya bangga dengan tim Adiwiyata yang konsisten mengelola dan melakukan penyetoran sampah, kegiatan ini bukan hanya mendukung program kebersihan dan lingkungan, tetapi juga menjadi contoh nyata bagi seluruh siswa untuk disiplin dan peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.
Yusuf menambahkan, bahwa MTsN 4 Tabalong berkomitmen mendukung program pelestarian lingkungan serta menciptakan budaya madrasah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. “Program ini diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam aktivitas sehari-hari.” Imbuhnya.
Ihsan Sadiq salah satu siswa yang tergabung dalam tim lingkungan yang ikut melakukan penyetoran sampah ke Bank sampah Anggrek mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut, “Saya senang bisa ikut menyetor sampah, selain membantu madrasah, saya juga belajar cara memilah sampah dengan benar, rasanya bangga ketika sampah yang kita kumpulkan bisa memberi manfaat bagi lingkungan dan juga tabungan madrasah,” katanya. (Rep:Dyah/Ft:Riza)
v
